BENGKULU, eWARTA.co -- Sejumlah warga Desa Padang Kuas Kecamatan Sukaraja yang juga didampingi kepala desanya mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Seluma.
Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta dilakukannya audit dana desa (DD)di tahun sebelum pergantian kepala Desa. Hal ini lantaran Kades yang menjabat saat ini tidak mengetahui sejumlah Aset Desa. Termasuk seluruh perangkat desanya yang juga menjabat sebelumnya tidak dapat menunjukan bukti autentiknya.
Dalam pertemuan dengan Plt Kepala Dinas PMD Seluma, Kades Padang Kuas Sulaiman, menyerahkan sejumlah berkas permohonan. Dimana pihaknya meminta Dinas PMD Seluma untuk membantu menunjukan hasil Audit yang telah dilaksanakan sebelum dirinya menjabat.
Langkah ini dilakukannya lantaran semenjak menjabat sebagai Kepala Desa, seluruh Perangkat Desa tidak dapat menunjukan bukti Autentik laporan pertanggung jawaban pengelolaan Dana Desa selama ini.
Hal ini berimbas dengan warganya yang mempertanyakan sejumlah item kegiatan di Desa yang bersumber dari Dana Desa diduga fiktif dari tahun anggaran 2016 hingga tahun 2019 lalu.
“Kami meminta kepada dinas PMD membantu melakukan audit, karena saat ini setelah saya menjabat saya tidak tahu apa saja aset Desa dan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dari DD,” terang Kades Sulaiman.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PMD Seluma, Drs Agus Jun Fadhillah telah menerima laporan tersebut. Dimana dalam menindaklanjutinya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ispektorat Seluma.
Untuk mereview kembali terkait hal tersebut dikarenakan ranah Audit merupakan tugas dan kewenangan Inspektorat.
Namun pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk segala hal yang berhubungan dengan Desa. Karena pihaknya sangat berharap pembangunan di Desa semakin baik.
“Tentu akan kita tindaklanjuti, kita akan segera berkoordinasi dengan Inspektorat terkait hal tersebut,” terangnya kepada ewarta.co Kamis (9/7/20). (Nor)









