Rakernas Apeksi XVIII Ditutup, Walikota Bengkulu Dorong Evaluasi Program dan Perjuangkan Dana TKD

Create: Fri, 03/07/2026 - 08:37
Author: Admin 3

 

Medan, eWarta.co – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) resmi ditutup di City Hall Kota Medan, Kamis (2/7/2026). Penutupan dipimpin Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Eri Cahyadi, dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama para wali kota se-Indonesia, termasuk Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Dalam forum penutupan, seluruh wali kota diberi kesempatan menyampaikan masukan untuk memperkuat kolaborasi antarpemerintah kota. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengusulkan agar setiap Rakernas memiliki target capaian yang terukur, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi, sehingga hasil yang disepakati dapat dipantau progresnya pada Rakernas berikutnya.

Menurut Dedy, Rakernas tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi dan program, tetapi juga harus menghasilkan evaluasi terhadap program yang telah disepakati. Dengan demikian, setiap daerah dapat mengukur keberhasilan implementasi program bersama dan memastikan tindak lanjutnya.

Selain itu, Dedy juga menyoroti kebijakan Transfer ke Daerah (TKD). Ia berharap Apeksi dapat memperjuangkan agar alokasi TKD tetap berpihak kepada kota-kota dengan kemampuan pendapatan asli daerah (PAD) yang masih terbatas, termasuk Kota Bengkulu. Menurutnya, kota-kota kecil masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk menjaga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dedy juga meminta Ketua dan pengurus Apeksi segera melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan agar aspirasi pemerintah kota terkait TKD dapat disampaikan secara langsung dan mendapat perhatian pemerintah. Ia menilai suara Apeksi perlu diperkuat agar kebijakan yang diambil mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh pemerintah kota di Indonesia.