Bengkulu, eWarta.co – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Bengkulu menggelar sosialisasi penerapan Port Facility Service (PFS) yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Bengkulu serta seluruh Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang beroperasi di Pelabuhan Pulau Baai, pada akhir Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendorong peningkatan tata kelola layanan kepelabuhanan sekaligus memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan terkait rencana penerapan PFS di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.
Dalam sosialisasi tersebut, manajemen PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu memaparkan secara rinci mekanisme penerapan PFS, ruang lingkup layanan yang akan diberikan, serta manfaatnya terhadap peningkatan kualitas pelayanan di pelabuhan. Program ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam menyiapkan sistem pelayanan fasilitas pelabuhan yang lebih transparan, terstruktur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan KSOP Kelas III Pulau Baai, Pelindo Regional 2 Bengkulu, Ketua DPW APBMI Bengkulu, serta pimpinan sejumlah perusahaan bongkar muat. Dalam sesi diskusi, para peserta juga menyampaikan berbagai masukan dan tanggapan guna mendukung implementasi PFS secara optimal.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu, Mochammad Choiron Yusuf, menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik dengan para pelaku usaha bongkar muat menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus logistik di wilayah Bengkulu.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini kami berharap seluruh PBM memiliki pemahaman yang sama terkait penerapan PFS, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan. Di momentum Ramadan ini sekaligus menjadi ajang mempererat sinergi dan kemitraan yang telah terjalin,” ujarnya.
Setelah kegiatan sosialisasi, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat hubungan profesional sekaligus membangun komunikasi yang lebih harmonis antara operator terminal dan para pelaku usaha di lingkungan pelabuhan.
Melalui kegiatan ini, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, memperkuat kolaborasi dengan APBMI dan seluruh PBM, serta mendukung terciptanya sistem kepelabuhanan yang andal, profesional, dan berdaya saing di Pelabuhan Pulau Baai.
PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu sendiri melayani berbagai jenis komoditas, mulai dari curah kering, curah cair hingga general cargo. Komoditas curah kering yang ditangani antara lain klinker, limestone, batubara, dan cangkang. Sementara untuk curah cair meliputi CPO dan aspal, sedangkan layanan general cargo mencakup heavy equipment, material konstruksi, hingga petikemas.
Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan kerja, serta efisiensi operasional pelabuhan guna mendukung aktivitas logistik dan perekonomian di Provinsi Bengkulu.









