Proyek Percantik Danau Dendam Dipastikan Mulai Tahun Depan

Create: Sun, 18/07/2021 - 16:31
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan, proyek penataan pembangunan Danau Dendam Tak Sudah akan dikerjakan bersama Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera VII. Tahapan pembangunan akan dimulai di tahun 2022.

"Tahun 2022 dari sisi perencanaan sudah siap dan kita bisa memulai tahapan pembangunannya," jelas Gubernur Rohidin, Sabtu (17/07/2021).

Sebagai langkah awal, Pemprov Bengkulu akan berupaya melakukan pembebasan lahan di sekitar danau. Ia meminta dukungan penuh masyarakat agar tempat ini menjadi basis ekonomi baru di Provinsi Bengkulu.

"Tentu jika prosesnya cepat, asas manfaatnya akan lebih cepat juga. Tentu ini akan jadi magnit baru untuk pengembangan ekonomi masyarakat Bengkulu secara umum, khususnya lagi masyarakat sekitar DDTS," jelas Gubernur Bengkulu kesepuluh ini.

Pembangunan ini nantinya akan menggunakan dana yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Bengkulu.

"Melalui dana APBN yang terintegrasi dengan APBD ini akan memberikan dampak besar untuk kemajuan provinsi Bengkulu, terkhusus dalam penataan DDTS ini," katanya.

Menurut Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Kementerian PUPR melalui Kasi Wilayah I Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Balai Cipta Karya Vikri Febriyanto, mengatakan bahwa penataan kawasan DDTS akan menjadi objek wisata baru di provinsi Bengkulu.

Penataannya, lanjut Febriyanto, hingga pada penyediaan kios-kios yang layak bagi para pedagang di DDTS. Selain spot-spot penunjung lain yang dapat memperindah DDTS itu sendiri.

"Perencanaannya untuk tahun depan sudah teranggarkan sebesar 37 miliar," terangnya.

Sementara menurut Kepala Dinas PUPR provinsi Bengkulu, Mulyani, bahwa dari perencanaan yang sudah dibuat, pemprov Bengkulu akan membuat jalan danau sepanjang 1 km dengan konsep 2 jalur 4 lajur. 

Untuk tahap awal, kata Mulyani, akan fokus pada pembebasan lahan terlebih dahulu.

"Kita lihat kajiannya seperti apa dan kemampuan APBD kita. Pastinya pelaksanaannya multiyears dan kita berharap dimulai tahun 2022 dan akan selesai pada di tahun 2023," pungkas Mulyani.