Proyek Drainase Pasar 23 Maret Gogagoman Disorot Warga, Adukan Dipertanyakan dan Material Ganggu Arus Lalu Lintas

Tags

 

KOTAMOBAGU, eWarta.co — Proyek pembangunan drainase di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, tepatnya di kawasan Pasar 23 Maret, menjadi perhatian warga sekitar.

Sejumlah warga mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek tersebut, khususnya pada bagian campuran material atau adukan antara pasir dan semen. Warga menilai adukan yang digunakan terlihat mudah mengalami retak hingga pecah, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas dan ketahanan bangunan drainase.

Advetorial

Menurut warga, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dari pihak terkait, terutama untuk memastikan pekerjaan yang dilaksanakan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar konstruksi yang ditetapkan.

Selain persoalan kualitas pekerjaan, warga juga mengeluhkan keberadaan material proyek yang diletakkan di sekitar lokasi pekerjaan. Sebagian material disebut menggunakan badan jalan sehingga mempersempit ruang kendaraan yang melintas.

Advetorial

Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas di kawasan Pasar 23 Maret. Pada waktu-waktu tertentu, penyempitan badan jalan akibat material proyek membuat kendaraan harus bergantian melintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Yang kami keluhkan bukan hanya soal pekerjaannya, tetapi juga material yang memakai sebagian badan jalan. Arus kendaraan menjadi terganggu dan warga maupun pengguna jalan merasa tidak nyaman,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi teknis terkait dapat melakukan pemeriksaan langsung terhadap pekerjaan tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kualitas adukan, penggunaan material, serta pelaksanaan proyek secara keseluruhan telah sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.

Advetorial

Warga juga meminta pihak pelaksana memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama pekerjaan berlangsung, termasuk menata material agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi teknis terkait mengenai keluhan warga tersebut.

(Rendy)