JEMBER, eWarta.co – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jember mengimbau warga Nahdliyyin untuk menggelar shalat ghaib dan doa bersama atas wafatnya tokoh pendidikan sekaligus Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M.
Almarhum yang juga menjabat sebagai A'wan PWNU Jawa Timur tersebut mengembuskan napas terakhir di RSUD dr. Soebandi Jember pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Sehari sebelumnya, Kamis (18/6/2026) siang, mendiang diketahui masih aktif mengisi tausiyah di Pondok Pesantren Desa Suren, Ledokombo, serta menguji disertasi secara daring.
Sebagai bentuk penghormatan, PCNU Jember menerbitkan surat resmi Nomor 145/PC.01/A.I.01.03/1619/06/2026 tertanggal 19 Juni 2026 M / 3 Muharram 1448 H. Surat instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh Pengurus MWCNU, PRNU, serta Ketua Takmir Masjid se-Kabupaten Jember.
Sekretaris PCNU Jember, Dr. K.H. Abdul Hamid Pujiono, menjelaskan bahwa imbauan ini ditujukan agar warga Nahdliyyin yang tidak sempat melayat tetap dapat memberikan penghormatan terakhir melalui shalat ghaib.
"Imbauan ini kami sampaikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi almarhum Prof. Hepni di bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan umat," ujar pria yang juga dosen Pascasarjana UIN KHAS Jember tersebut.
Pujiono menambahkan, bagi warga yang tidak berkesempatan hadir dalam shalat jenazah, diharapkan kesediaannya untuk melaksanakan shalat ghaib serta memanjatkan doa setelah shalat fardhu.
"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan khilafnya, serta melapangkan kuburnya," tuturnya.
Selain menjabat sebagai Rektor UIN KHAS Jember dan aktif di struktur NU, Prof. Hepni juga tercatat sebagai Dewan Pakar Dewan Masjid Jawa Timur. PCNU Jember menegaskan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia pendidikan tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama di Jawa Timur. (Hafit)









