BENGKULU, ewarta.co -- Presiden Republik Indonesia meresmikan secara daring pembangunan Jembatan Garuda dan sumur bor di Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Kamis (13/8/2026).

Peresmian ini merupakan bagian dari peluncuran nasional 3.339 unit jembatan serta 3.000 unit sumur bor dan sarana air bersih karya TNI-Polri di berbagai penjuru Indonesia.
Jembatan Garuda sepanjang 16 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan pondasi 40 sentimeter ini kini menghubungkan Kecamatan Gading Cempaka dengan Kecamatan Selebar. Sebelum dibangun, akses tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor, namun kini sudah dapat diakses kendaraan roda empat berukuran kecil.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa sinergi infrastruktur TNI-Polri akan terus berlanjut ke skala yang lebih besar, meliputi pembangunan jalan, jembatan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga rumah ibadah.
Pemerintah juga mengimbau warga untuk aktif merawat fasilitas umum yang telah dibangun agar bertahan jangka panjang.
“Jangan sampai kita hanya semangat membangun, tetapi untuk memelihara justru terlupakan,” tegas perwakilan penyelenggara dalam acara tersebut.
Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memicu pertumbuhan aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah Gading Cempaka dan Selebar.
Acara di lokasi peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain:
* Danrem 041/Gamas Bengkulu, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto
* Kejati Bengkulu diwakilkan
* Karo Ops Polda Bengkulu, Kombes Pol. Pontjo Soediantoko
* Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu: Sonti Bakara
* Wali Kota Bengkulu: Dedy Wahyudi
* Asisten I Pemprov Bengkulu: Khairul Anwar
* Ketua DPRD Kota Bengkulu: Herimanto
* Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu: Miftahul Ilmi dan tamu undangan lainnya. (**)










