Polsek Lolayan Perkuat Kemitraan dengan Pers dan LSM Lewat Coffee Morning

Tags

 

BOLMONG, eWarta.co — Polsek Lolayan terus mendorong penguatan komunikasi dengan insan pers dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gathering dan Coffee Morning bersama insan pers dan LSM yang digelar di Cafe Rumah Sawah, Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu (7/10/2026).

Suasana pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban. Namun di balik suasana informal tersebut, forum ini menjadi ruang komunikasi untuk membangun kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi serta membuka jalur komunikasi yang lebih efektif antara kepolisian, pers dan elemen masyarakat.

Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang, S.H., S.Th., M.A., M.Pd. mengatakan, pers dan LSM merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi publik serta menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.

Menurutnya, meski memiliki tugas dan kewenangan berbeda, Polri, pers dan LSM memiliki kepentingan yang sama, yakni menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib dan mendapatkan informasi yang benar.

“Wartawan dan LSM merupakan bagian dari kemitraan kerja. Karena itu, hubungan baik ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kita memang memiliki peran masing-masing, tetapi ada keterkaitan dalam memberikan dukungan terhadap terciptanya situasi yang kondusif,” ujar Johan Atang.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Coffee Morning diharapkan menjadi ruang silaturahmi yang mampu memperkecil jarak komunikasi sekaligus membangun kepercayaan antara kepolisian dengan insan pers maupun organisasi masyarakat.

“Esensinya bukan hanya berkumpul, tetapi bagaimana kita merawat harmoni sosial, membangun empati dan memperkuat rasa kebersamaan dalam menjalankan tugas masing-masing,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyinggung pentingnya sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat, termasuk penyebaran informasi yang tidak benar, potensi konflik sosial maupun isu-isu yang dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan mempermudah setiap pihak melakukan klarifikasi sebelum sebuah informasi berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Hubungan yang harmonis akan mempermudah koordinasi, termasuk dalam menangkal hoaks, meredam potensi konflik sosial dan menyamakan persepsi dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP Mahadewa Sulistyanarendra bersama jajaran.

Johan menjelaskan, Polri memiliki tugas utama menjaga keamanan dan menegakkan hukum, sementara pers menjalankan fungsi jurnalistik dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat, berimbang dan edukatif. LSM, di sisi lain, memiliki fungsi kontrol sosial serta dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

“Ketiga unsur ini memiliki tugas pokok masing-masing. Namun ketika komunikasi dan koordinasi berjalan baik, maka akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kemitraan yang dibangun tidak berhenti pada kegiatan Coffee Morning, tetapi dapat terus berkembang menjadi komunikasi yang berkelanjutan.

Kapolsek Lolayan bahkan mendorong agar kegiatan serupa dapat dijadikan agenda rutin sebagai wadah bertukar informasi, menyampaikan masukan serta memperkuat sinergitas antara kepolisian, pers dan masyarakat.

“Kami berharap Coffee Morning bersama insan media dan LSM ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin. Dengan komunikasi yang baik, kita bersama-sama dapat menjaga wilayah Lolayan tetap aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.**

(Rm)