Polres Kotamobagu Imbau Warga Waspadai Modus Penipuan Rekaman Suara Berbasis AI

 

KOTAMOBAGU, eWarta.co — Polres Kotamobagu melalui Satuan Humas mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terbaru yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya melalui panggilan telepon tanpa suara.

Dalam materi sosialisasi yang disebarkan, masyarakat diminta untuk tidak menyepelekan panggilan telepon tanpa suara. Pasalnya, pelaku kejahatan dapat merekam suara korban hanya dengan memancing respons sederhana seperti mengucapkan kata “halo”. Rekaman tersebut kemudian dapat diolah menggunakan teknologi AI untuk meniru suara korban dan digunakan dalam aksi penipuan terhadap orang terdekat.

“Modusnya semakin canggih. Suara seseorang bisa direkam, ditiru, lalu digunakan untuk menipu keluarga atau kerabat,” demikian pesan yang disampaikan dalam imbauan resmi Humas Polres Kotamobagu.

Polres Kotamobagu menjelaskan alur kejahatan tersebut dimulai dari perekaman suara korban, kemudian diproses menggunakan teknologi AI, hingga akhirnya dimanfaatkan pelaku untuk melakukan penipuan dengan menyamar sebagai orang yang dikenal korban.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, masyarakat diimbau agar tidak sembarangan mengangkat telepon dari nomor tidak dikenal, serta tidak langsung mempercayai setiap panggilan yang mengatasnamakan pihak tertentu, termasuk keluarga maupun pejabat.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu melakukan verifikasi dengan menghubungi langsung pihak terkait melalui nomor resmi yang dimiliki, guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.

“Selalu lakukan verifikasi. Jangan sampai kita menjadi korban berikutnya,” lanjut imbauan tersebut.***