BOLTIM, eWarta.co — Polres Bolaang Mongondow Timur melakukan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Garini, Desa Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Selasa (12/05/2026).
Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, melalui tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Jerry Andriyansyah Tambunan bersama personel Satreskrim, Intelkam, dan sejumlah anggota kepolisian lainnya.

Tim bergerak sejak pagi hari menuju lokasi yang berada di kawasan hutan. Setelah menempuh perjalanan cukup berat melewati medan yang sulit, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WITA dan mendapati sejumlah alat berat jenis excavator sedang beroperasi melakukan aktivitas pertambangan.
Petugas kemudian langsung menghentikan seluruh aktivitas di lokasi serta melakukan pemasangan garis polisi (police line) sebagai bagian dari proses penegakan hukum.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sebanyak 10 unit alat berat jenis excavator yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal di kawasan HPT Garini.
Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, mengatakan penindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas ilegal yang merusak kawasan hutan.
“Kami menerima laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas pertambangan menggunakan alat berat di kawasan HPT Garini. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah excavator yang sedang beroperasi dan langsung kami tindak sesuai prosedur hukum,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut.

“Saat ini penyelidikan masih terus berjalan untuk mengetahui siapa saja yang bertanggung jawab dan terlibat dalam operasional alat berat tersebut,” tambahnya.
Polres Boltim memastikan komitmennya dalam menindak segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan kawasan hutan di wilayah hukum Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
(RDM)









