Bengkulu, eWarta.co -- Polda Bengkulu memanen sekitar 4 ton jagung dari lahan binaan Bidpropam Polda Bengkulu, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan lahan produktif.
Panen dilakukan di lahan binaan Bidpropam Polda Bengkulu di Jalan Citandui, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Lahan seluas sekitar 1,5 hektare itu juga dimanfaatkan untuk pengembangan sektor perikanan.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., bersama jajaran hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu, pemerintah daerah, Bulog, kelompok tani, dan unsur terkait juga turut hadir.
Dari lahan tersebut, Polda Bengkulu menghasilkan sekitar 4 ton jagung yang kemudian disalurkan ke Gudang Bulog Provinsi Bengkulu. Penyaluran ini dilakukan untuk mendukung ketersediaan pangan di daerah.
Selain panen jagung, Polda Bengkulu juga menebar 3.000 benih ikan patin di lahan binaan Bidpropam. Penebaran benih menjadi bagian dari pengembangan usaha pangan melalui sektor pertanian dan perikanan.
Kabid Propam Polda Bengkulu Kombes Pol. Sugeng Pujihartono mengatakan pemanfaatan lahan binaan dilakukan agar lahan yang tersedia dapat menghasilkan komoditas pangan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan.
“Melalui pemanfaatan lahan binaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang ada dapat dikelola secara produktif dan memberikan manfaat,” ujar Sugeng. Ia mengatakan hasil panen jagung disalurkan melalui Bulog agar turut memperkuat ketersediaan pangan.
Sugeng menegaskan program tersebut tidak berhenti pada panen jagung dan penebaran benih ikan patin. Pengelolaan lahan akan terus dikembangkan melalui sektor pertanian dan perikanan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dan berkembang, sehingga selain mendukung ketahanan pangan, juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan,” katanya. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi penting agar lahan binaan terus memberikan hasil.
Kegiatan tersebut melibatkan Polda Bengkulu, pemerintah daerah, Bulog, kelompok tani, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pangan sekaligus memperluas pemanfaatan lahan.
Polda Bengkulu menilai dukungan terhadap ketahanan pangan merupakan bagian dari kontribusi kepolisian di luar tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui pemanfaatan lahan secara produktif, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketersediaan pangan di Bengkulu.










