BENGKULU, eWarta.co – PERDATIN Cabang Bengkulu menyiapkan sejumlah program kerja untuk memperkuat pelayanan dokter anestesi selama periode kepengurusan 2025–2028. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah membangun sistem penanggulangan bencana untuk mendukung kesiapan tenaga medis menghadapi situasi darurat.
Program tersebut disampaikan Ketua PERDATIN Bengkulu, Dr. dr. AKBP Yalta Hasanudin Nuh, Sp.An-TI, FIP, setelah dirinya bersama jajaran pengurus baru dilantik di Hotel Mercure Bengkulu, Minggu (30/8/2026). Kepengurusan ini dilantik oleh Dewan Pembina IDI Wilayah Bengkulu, dr. Zaini Dahlan, dan disaksikan Sekretaris Umum PP PERDATIN, dr. Ahmad Irfan, Sp.An-TI, Subsp. T.I (K).
Yalta mengatakan sistem penanggulangan bencana diperlukan agar tenaga medis memiliki kesiapan menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan. Menurutnya, penanganan di lapangan harus didukung koordinasi yang jelas sehingga respons medis dapat dilakukan secara cepat.
Selain kesiapsiagaan bencana, PERDATIN Bengkulu juga akan mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Penguatan kompetensi dokter anestesi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.
Sekretaris Umum PP PERDATIN Ahmad Irfan menegaskan organisasi pusat mendukung program yang disusun kepengurusan Bengkulu. Dukungan tersebut terutama diarahkan pada penguatan keselamatan pasien dan peningkatan mutu pelayanan medis.
"Pengurus Pusat PERDATIN mendukung penuh seluruh program PERDATIN Bengkulu, terutama yang berfokus pada patient safety dan peningkatan mutu pelayanan medis bagi masyarakat," ujar Ahmad Irfan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PERDATIN Bengkulu akan memperkuat kontribusi dalam pelayanan kesehatan sekaligus mendukung program pemerintah daerah. Agenda peningkatan kompetensi dan kesiapsiagaan tenaga medis diharapkan dapat memperkuat pelayanan anestesiologi dan terapi intensif di Bengkulu.










