Penutupan GTTGN ke XXI, Bengkulu Raih Juara Harapan III Lomba TTG dan Stand Terbaik

Sukses! Pelaksanaan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional di Bengkulu resmi ditutup

 

BENGKULU, ewarta.co - Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (GTTGN) ke-XXI di Bengkulu telah berakhir, setelah lima hari menyuguhkan kemeriahannya di Sport Center Pantai Panjang Kota Bengkulu, Rabu (25/9).

Selama lima hari, GTTGN ke-XXI di Bengkulu berlangsung dengan tertib dan aman, tanpa ada kendala yang sangat berarti, seperti yang disampaikan oleh Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia (Mendes PDTT RI) Eko Putro Sandjojo, melalui Direktur Pedayagunaan SDA dan TTG Leroy Samy Uguy.

Selain itu, beliau juga menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta Aparatur Sipil Negera (ASN) selingkup Provinsi Bengkulu yang telah mempersiapkan dan bekerja keras dalam mensukseskan acara ini.

"Kita bersyukur, pelaksanaan penitupan GTTG ke-XXI boleh berlangsung dengan suasana sukacita, penyelenggaraannya lancar dan sukses, Itu semua adalah berkat kerjasama, terutama atas kerjasama yang tinggi, yang penuh komitmen dari pemerintah Provinsi Bengkulu, apresiasi yang sangat tinggi kepada Bapak Gubernur beserta aparatur Provinsi Bengkulu," tuturnya dalam sambutan sekaligus menutup acara GTTGN ke-XXI.

Senada dengan Kepala Dinas Pembwrdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Bengkulu Syahroni, beliau sangat mensyukuri akan terlaksananya acara GTTGN ke-XXI di Bengkulu ini dapat berjalan dengan lancar, meskipun adanya sedikit hambatan namun tidak berarti.

"Alhamdulillah sukses. Kita sama sekali tidak ada kendala, namun ada sedikit-sedikit ada miss komunikasi, seperti masalah perhotelan yang kita takutkan ternyata tidak menjadi kendala," Ungkap Syahroni saat diwawancarai usai penutupan acara.

Pengunjung yang datang juga sangat ramai, baik dari masyarakat Bengkulu maupun dari luar Bengkulu.

Tampak stand-stand setiap daerah selama lima hari selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung.

Sementara, GTTGN ke-XXII tahun berikutnya akan diadakan di Provinsi Jawa Barat, sesuai dengan arahan Kemendes PDTT, bahwa tahun depan Provinsi Jawa Barat akan menjadi tuan rumah GTTGN ke-XXII.

Penentuan ini juga berdasarkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) GTTGN di Bali beberapa waktu lalu.

Adapun pemenang Lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan, juara pertama dimenangkan oleh I Made putrayasa dari Provinsi Bali yang membuat alat distributor air pedesaan sistem hisap, juara ke dua dimenangkan oleh Saut Marpung dari Provinsi Jawa Barat yang menbuat kompor aksi, juara ke tiga dimenangkan oleh Rika Wahyuni dan Fauziah dari Provinsi Kepulauan Riau yang membuat Sabun Limbah Sagu.

Sedangkan untuk juara harapan satu diraih oleh Budi Agassi dan Deni Maulana dari Provinsi Banten yang membuat Sistem Tambang Ternak Otomatis, juara harapan dua diraih oleh Budiono dari DKI Jakarta yang membuat Pirolisis Sampah Rumah Tangga, dan juara harapan tiga diraih oleh Eko Susilo dari Provinsi Bengkulu yang membuat Mesin Huller Kopi.

Untuk pememang stand terbaik dimenangkan oleh Provinsi Jawa Tengah meraih juara pertama, Provinsi Kalimantan Utara meraih juara 2, Provinsi Banten meraih juara 3, Provinsi DKI Jakarta meraih juara harapan 1, provinsi Jawa Barat meraih juara harapan 2 dan Provinsi Bengkulu meraih juara harapan 3. (Nay)