SELUMA, eWarta.co -- Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma tunda Pengumuman Hasil Seleksi administrasi PPPK Tahap 2 tahun anggaran 2024. Penundaan ini dilakukan berkenaan adanya dugaan honorer siluman yang dinyatakan lulus seleksi administrasi seleksi PPPK.
Bukan hanya itu, peserta PPPK yang sudah dinyatakan lulus dalam seleksi tahap satu juga diduga adanya honorer siluman yang dinyatakan lulus, dan turut juga akan di usut.
Setelah dilangsungkannya apel akbar di halaman kantor bupati Seluma, Bupati Seluma Teddy Rahman kumpulan ratusan PPPK yang sudah dinyatakan lulus pada Seleksi Tahap 1 tahun anggaran 2024 dan peserta Seleksi PPPK tahap 2 di halaman kantor Bupati Seluma. Hal ini dilakukan untuk menyampaikan secara langsung alasan Pemda lakukan penduaan Pengumuman seleksi Berkas PPPK tahap dua, kemudian juga untuk meminta kejujuran siapa saja honorer siluman yang sudah dinyatakan lulus tahap 1 dan lulus administrasi tahap 2.
Bupati Seluma Teddy Rahaman berpendapat, bahawa honorer siluman tentunya merugikan pesta seleksi yang benar-benar honorer dan benar-benar bekerja.
"Berhubung Kita sudah diberi waktu, jadi kita bersurat terlebih dahulu dengan Panselnas (panitia Seleksi Nasional) meminta waktu untuk Perifikasi ulang, Kemudian kita juga meninta waktu untuk dimundurkan waktu pengumuman hasil seleksi berkas, " Sampainya, Selasa (8/4/2025).
Tedi juga meminta terhadap peserta seleksi PPPK tahap 2 dan PPPK tahap 1 yang sudah dinyatakan lulus untuk jujur dan tidak menutupi siapa saja honorer siluman yang sudah dinyatakan lulus.
"Jujula pada diri sendiri siapa saja yang honorer baru dan honorer lama biar urusan ini selesai, karena di provinsi bengkulu ini ada tiga kabupaten yang belum mengumumkan hasil seleksi P3K tahap dua, karena bupatinya meragukan hasil seleksi administrasi P3K tahap dua, " Sambungnya.
Terpisah, Inspektur Inspektorat Kabupaten Seluma Dr. Marah Halim mengatakan, Sesuai dengan instruksi Bupati Seluma, Inspektorat bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Seluma akan mengusut dugaan adanya honorer siluman.
"Terkait hal ini kami dari Inspektorat dan BKPSDM akan menindak lanjutinya, akan mengaudit baik yang sudah dinyatakan lulus pada seleksi tahap Satu dan juga pada seleksi tahap dua, " Jelasnya,
Dikatakan, Simkasi waktu untuk mengusut dugaan Honorer siluman akan dilaksanakan dalam kurun waktu dua minggu, yang mana akan mulai dilaksanakan besok Rabu (9/4) dimulai dari pengumpulan bahan, data, dan keterangan. Selanjutnya inspektorat dan BKPSDM mulai bergerak ke Sekolah, Puskesmas ataupun instansi Pemerintahan dimana honorer siluman tersebut pura-pura bekerja.
"Untuk di lingkungan pemda sendiri tadi mau langsung di Perifikasi, namun jumlah terlalu banyak dan ditakutkan tidak akan selesai. Ini akan kita selesaikan dalam waktu dua minggu, yang banyak memakan waktu ini Diknas sama Kesehatan,"tuturnya. (Rns)









