KOTA TEGAL, ewarta.co – Penguatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di sekolah tidak boleh lagi dianggap sebagai tanggung jawab guru Bahasa Indonesia dan Matematika semata. Penguasaan kedua aspek tersebut semestinya dibangun secara terpadu melalui seluruh mata pelajaran.
Hal itu disampaikan Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Tengah, Puspita Setyaningrum, dalam orientasi program Asesmen Literasi Saintifik Tiga Dimensi (ProLisa-3D) di SMAN 3 Kota Tegal, Selasa (1/9/2026).
“Literasi dan numerasi tidak hanya fokus pada Bahasa Indonesia dan Matematika. Semua mata pelajaran bisa menjadi pendukung untuk meningkatkan kompetensi tersebut,” ujar Puspita.
Menurutnya, literasi bukan sekadar kemampuan membaca atau memahami teks, melainkan bagaimana siswa dapat bernalar, menganalisis, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi. Oleh karena itu, pengembangan instrumen asesmen yang tepat menjadi kunci utama.
Ia menekankan bahwa asesmen tidak boleh hanya berfokus pada angka atau peringkat, melainkan harus mampu memotret kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan untuk memecahkan masalah.
Tantangan ini dinilai kian mendesak mengingat hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan adanya penurunan skor siswa Indonesia di bidang matematika, membaca, dan sains dibanding PISA 2018. Selain dampak learning loss pascapandemi, mutu pendidikan nasional juga masih dipengaruhi oleh persoalan pemerataan layanan dan tata kelola sekolah.
Puspita menambahkan, instrumen ProLisa-3D hadir untuk memotret kemampuan literasi saintifik siswa secara utuh, terutama dalam menghadapi soal berbasis penalaran tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
“Tujuannya bukan sekadar mengukur kemampuan siswa, melainkan menjadikan hasil pengukuran itu sebagai dasar bagi guru dan sekolah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang kritis, adaptif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (David)










