Pengawas SD dan SMP Kabupaten Seluma Masih Sangat Kurang

Create: Fri, 17/09/2021 - 15:13
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tenaga pengawas untuk menyusun program pengawasan sekolah, memantau pelaksanaan delapan standar menilai administrasi, akademis, dan fungsional pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Seluma masih sangat kurang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma Supratman menjelaskan, memang pengawas untuk ditingkat SD dan SMP masih banyak kekurangan beserta guru.

"Telah kami sampaikan juga dengan Bupati bahwa pengawas untuk ditingkat SD dan SMP di Kabupaten Seluma masih sangat banyak kekurangan, demikian juga untuk guru-gurunya," jelas Supratman kepada jurnalis eWarta.co pada Jumat (17/09/2021).

Dia menambahkan, pengawas yang ada saat ini berjumlah 24 orang dan ini belum memenuhi jumlah yang ideal berdasarkan standar kriteria.

"24 orang ini bukan jumlah yang ideal, seharusnya 1 orang pengawas untuk SD harus mengawasi minimal 10 orang. Namun, untuk saat ini 1 orang ada yang mengawasi hampir rata-rata 14 SD, sedangkan untuk pengawas SMP idealnya 1 orang minimal mengawasi sebanyak 7 SMP," sambungnya.

Supratman melanjutkan, meminta kepada Bupati agar segera pengangkatan pengawas melalui pelatihan dan pendidikan Cawas yang ada di Solo Jawa Tengah.

"Untuk pengangkatan pengawas ini kita harus mengikuti pelatihan melalui lembaga pelatihan dan pendidikan Cawas yang ada di Solo Jawa Tengah, maka oleh sebab itu inilah yang jadi kendala kita setiap Tahun, kita coba mengusulkan terus dari Dinas Pendidikan Seluma tapi belum mendapatkan giliran," lanjut Plt Kadisnas Seluma.

Sementara itu, selain menjalankan fungsi pengawasan menilai, admistrasi, akademis melakukan pengawasan di daerah khusus. Daerah khusus adalah daerah yang terpencil atau terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil, tugas pokok tersebut diarahkan untuk mengawasi kinerja guru dalam pembelajaran dan kinerja kepala sekolah dalam mengelola pendidikan. (Nandar)