Bengkulu, eWarta.co – Rencana pembangunan Sirkuit Merah Putih yang berlokasi di kawasan eks Badan Koordinasi Penyuluh (Bakorluh), Desa Jumat, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, hingga kini masih tertunda. Pemerintah Provinsi Bengkulu masih menunggu kepastian anggaran sebelum memulai tahap pembangunan fisik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menyampaikan bahwa dokumen perencanaan pembangunan sirkuit tersebut sebenarnya telah selesai disusun pada akhir tahun lalu. Namun hingga saat ini, realisasi pembangunan belum dapat dilakukan karena masih menunggu hasil evaluasi anggaran fisik dari Kementerian Keuangan.
Menurut Tejo, meskipun rencana pembangunan sirkuit sudah siap secara administrasi dan teknis, proyek tersebut kemungkinan belum menjadi prioritas utama pemerintah provinsi pada tahun ini. Hal ini disebabkan fokus pembangunan daerah masih diarahkan pada kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.
“Perencanaannya sudah selesai, tinggal menunggu ketersediaan anggaran fisik. Namun untuk saat ini prioritas pembangunan masih pada sektor jalan dan jembatan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini memang memusatkan alokasi anggaran pada perbaikan infrastruktur yang dianggap lebih mendesak, terutama perbaikan jalan rusak serta pembangunan jembatan di berbagai wilayah kabupaten dan kota.
Dengan kondisi tersebut, pembangunan Sirkuit Merah Putih yang sempat diharapkan menjadi pusat kegiatan olahraga otomotif di Bengkulu harus menunggu hingga kondisi anggaran memungkinkan. Pemerintah menilai pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam program pembangunan daerah.









