Bengkulu, eWarta.co -- Tim Penggerak PKK Provinsi Bengkulu memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK untuk mendukung terwujudnya Bengkulu maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan. Penguatan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) PKK se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan peran strategis ibu dalam pembangunan saat membuka Rakortek di Grage Hotel Bengkulu, Selasa (12/5). Ia menyebut keluarga sebagai unit utama dalam meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Helmi, keberadaan ibu menjadi ujung tombak dalam pemberdayaan keluarga dan komunitas. Peran tersebut dinilai sangat menentukan dalam mendukung pembangunan daerah secara partisipatif.
Ia juga mengarahkan TP PKK untuk fokus pada program ketahanan pangan dan penguatan ekonomi berbasis rumah tangga. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pangan dinilai sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.
Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Khairunnisa Helmi menjelaskan Rakortek ini merupakan tindak lanjut dari arahan PKK Pusat. Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi program hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Mengusung tema penguatan 10 Program Pokok PKK, Rakortek membahas isu kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, serta digitalisasi program. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan juga menjadi fokus utama.
Sepuluh program pokok PKK mencakup berbagai aspek mulai dari pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, hingga kesehatan dan lingkungan. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas keluarga agar lebih mandiri dan sejahtera.
Rakortek PKK se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026 diikuti sekitar 150 peserta dari TP PKK provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.









