Pemkot Bengkulu Evaluasi Proyek Fisik, Jalan Jadi Prioritas APBD-P 2026

Create: Mon, 14/09/2026 - 09:59
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengevaluasi sejumlah program dan kegiatan yang diusulkan dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2026. Evaluasi terutama menyasar kegiatan fisik, sementara program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat akan diprioritaskan.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan penyesuaian anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas kebutuhan masyarakat. “Di perubahan ini beberapa kegiatan fisik kita evaluasi. Kemudian untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan kita perbanyak,” ujar Dedy.

Menurut Dedy, penyusunan APBD-P 2026 tetap mengacu pada aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Pemkot juga memasukkan pokok-pokok pikiran DPRD Kota Bengkulu yang berasal dari hasil reses anggota dewan.

“Program pemerintah ini basisnya adalah hasil Musrenbang tingkat kelurahan, pemerintah tingkat kecamatan, dan ditambah oleh hasil reses dari teman-teman Dewan,” ujar Dedy.

Dari berbagai aspirasi yang dihimpun, pembangunan dan perbaikan jalan masih menjadi kebutuhan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Pemkot Bengkulu menyebut kebutuhan tersebut masih jauh lebih besar dibandingkan kemampuan anggaran daerah.

“Kalau tidak banyak berubah, yang masyarakat banyak usulkan itu pertama jalan,” ujar Dedy.

Dedy mengatakan Pemkot Bengkulu telah membangun dan meningkatkan kualitas puluhan hingga ratusan ruas jalan di wilayah kota. Namun, keterbatasan anggaran membuat seluruh kebutuhan infrastruktur belum dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran.

“Kita sudah membangun jalan, ada berapa puluh link jalan, mungkin ratusan link. Tapi ternyata memang dana kita terbatas,” ujar Dedy.

Karena itu, sejumlah usulan pembangunan jalan yang belum terakomodasi dalam APBD-P 2026 akan menjadi prioritas pada tahun anggaran berikutnya. Dedy meminta masyarakat bersabar karena pembangunan akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Saya mohon bersabar, 2027 kita akan lanjutkan,” ujar Dedy. (**)