Pemkot Bengkulu Buka Donasi untuk Korban Kebakaran Pengantungan

Create: Wed, 12/08/2026 - 21:29
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memastikan pendampingan bagi warga terdampak kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban. Selain menyalurkan bantuan pemerintah, Pemkot juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada para korban.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan bantuan masyarakat dapat berupa pakaian layak pakai, makanan, maupun kebutuhan logistik lainnya. Bantuan dapat disalurkan melalui dapur umum yang telah disiapkan di lokasi kebakaran.

“Nanti kami juga akan mengerahkan untuk donasi pakaian layak pakai. Termasuk juga masyarakat Kota Bengkulu bagi yang ingin berinfak, bersedekah, ataupun memberi bantuan bentuk apapun, boleh langsung ke dapur umum sini. Ada 21 keluarga terdampak. Ini musibah, kita hadapi bersama, insyaallah,” ujar Dedy saat meninjau lokasi, Rabu (12/8/2026).

Pemkot Bengkulu juga memastikan kebutuhan pangan dan logistik warga terdampak dipenuhi melalui dapur umum. Selain kebutuhan fisik, pemerintah menyiapkan pendampingan psikologis atau trauma healing bagi anak-anak yang mengalami syok akibat kehilangan tempat tinggal.

Dedy menegaskan pendampingan akan dilakukan hingga warga terdampak kembali mandiri. Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat harus hadir membantu warga menghadapi dampak musibah tersebut.

“Sampai nanti masyarakat sudah bisa mandiri betul. Tapi sebelum itu, kita akan terus buka donasi, kemudian kita juga buka dapur umum. Intinya kita, masyarakat yang berduka itu kita hibur. Kemudian kalau anak-anak juga nanti kita juga ada semacam trauma, kita membangkitkan mental anak tadi dari traumatik mereka itu. Inilah bukti pemerintah hadir di kala duka, di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dedy juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang yang belakangan melanda wilayah Bengkulu.

Menurutnya, angin kencang dapat mempercepat penyebaran api sehingga kebakaran berpotensi meluas dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap sumber api dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran.

“Yang pertama kepada warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena musim kemarau ini sedikit saja suasana panas, kemudian angin juga kencang. Kalau tidak angin, mungkin tidak sebanyak ini. Tapi karena angin yang kuat, sehingga beberapa rumah menjadi ikut terbakar. Tidak ada cara lain, kita harus meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya.