Bengkulu Selatan, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Upaya tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin dan Kepala OJK Provinsi Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi di Rumah Dinas Bupati, Jumat (16/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rifai Tajuddin menerima langsung Ayu Laksmi Syntia Dewi beserta jajaran OJK. Audiensi itu juga dihadiri Kepala Inspektorat dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bengkulu Selatan.
Pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi antarlembaga, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan. Edukasi tersebut diharapkan membantu masyarakat mengambil keputusan keuangan secara tepat sekaligus menghindari praktik investasi dan pinjaman ilegal.
Bupati Rifai Tajuddin mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kerja sama lintas lembaga agar masyarakat semakin memahami layanan keuangan yang legal dan bertanggung jawab. Menurutnya, pemahaman tersebut penting untuk melindungi masyarakat dari kerugian akibat praktik keuangan ilegal.
“Kami ingin memastikan masyarakat Bengkulu Selatan cerdas dalam mengelola keuangan, memahami mana investasi dan pinjaman yang aman dan legal, serta terhindar dari praktik keuangan ilegal yang merugikan,” ujar Rifai Tajuddin.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam memperkuat literasi keuangan. OJK menyatakan siap bersinergi melalui program edukasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
Kerja sama tersebut akan diperkuat melalui sosialisasi dan edukasi keuangan yang menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap layanan keuangan formal, meningkatkan pemahaman masyarakat, serta meminimalkan risiko kejahatan di sektor jasa keuangan.










