Pemilu-Pilkada Serap Dana Pembangunan Infrastruktur

 

Bengkulu - Jonaidi SP, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, mengungkapkan bahwa sebagian besar dana yang semula dialokasikan untuk proyek-proyek infrastruktur daerah pada Tahun 2024 telah dialihkan untuk mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pilkada.

Hal ini berarti sejumlah rencana pembangunan penting harus ditunda hingga tahun depan, termasuk pembangunan jalan di Desa Pering Baru Kabupaten Seluma.

“Kami harus menghadapi kenyataan bahwa beberapa proyek infrastruktur daerah harus diurungkan karena adanya kebutuhan mendesak dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada,” jelas Jonaidi.

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2023, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyumbangkan sebagian dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung Pemilu.

adv

Walaupun biaya utama Pemilu dibiayai oleh APBN, kontribusi dari Pemerintah Daerah dalam bentuk dana APBD menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan demokrasi.

“Meskipun pembiayaan utama Pemilu disokong oleh APBN, tetapi Pemda juga berperan penting dengan sumbangan dana dari APBD,” tambahnya.

Dana yang dialokasikan dari APBD digunakan untuk berbagai kegiatan terkait Pemilu dan Pilkada, seperti pembayaran honorarium bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pantarlih, Linmas, dan pembangunan Tempat Pemungutan Suara (TPS). (Adv)