Pemadaman Listrik Terus Berulang, Warga Seluma Kembali Unjuk Rasa

Create: Mon, 30/08/2021 - 13:46
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Masyarakat Kabupaten Seluma kembali menggelar unjuk rasa atas kinerja pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelayanan (ULP) Tais dinilai buruk dari sisi menejemen.

Salah satu perwakilan masyarakat Kabupaten Seluma sekaligus peserta aksi, Septo Adinara mengaku geram atas kinerja PLN ULP Tais yang dinilai belum ada progres berarti, dan puluhan massa aksi juga menanyakan janji PLN ULP Tais yang akan memperbaiki kinerjanya dengan dibuktikan tidak mati lampu lagi, akan tetapi fakta dilapangan menyebutkan pemadaman masih sering terjadi walaupun tidak sesering sebelum masyarakat demo yang pertama.

"Kami datang lagi ke PLN Tais untuk menagih janji yang kemarin, listrik di Seluma belum ada perkembangan kemarin PLN menjanjikan untuk malam pertama dan kedua pasca kami datang akan hidup terus, tetapi faktanya sebelum magrib pasca hari pertama lampu masih mati," tutur Septo kepada jurnalis eWarta.co, pada Senin (30/08/2021).

Dia menambahkan, wajar kalau Kabupaten Seluma listrik sering padam karena bobroknya menejemen yang dikelola oleh PLN ULP Tais yang langsung dinaungi oleh BUMN ini.

"Bisa kita saksikan dan simak bersama-sama bahwasannya Manajer dan menejemen PLN ULP Tais ini tidak bagus dengan kurangnya jumlah armada, dan kurangnya personil. Wajar saja kalau listrik di Seluma sering mati," sambungnya.

Dia melanjutkan, sesudah demo di PLN ULP Tais apabila tidak ada tanggapan dan perubahan yang berarti, maka kami akan mengirimkan langsung kepada mentri BUMN untuk memberhentikan Kepala Pimpinan PLN ULP Tais.

"Kalau masih tidak ada tanggapan dari PLN Tais maka kami akan mengirimkan surat langsung kepada mentri BUMN Erick Thoir untuk memecat kepala PLN Tais, mudah-mudahan suratnya sampai," lanjut Septo Adinara.

Selain itu, Teknisi lapangan PLN ULP Tais Selamet juga membenarkan adanya masalah pada menejemen seperti kurangnya personil dan armada.

"Memang benar ada persoalan menejemen yang kurang baik, baik dari armada dan kami kekurangan personil. Kemarin sudah kami ajukan untuk di daerah Sukaraja alhamdulillah sudah terpenuhi, untuk di daerah Masmabang yang belum, wajar kalau listrik padamnya terlalu lama karena kami kurang personil dan lama dalam mencari kendala kerusakan listrik ini," ungkap Selamet.

Sementara itu, demo yang dilakukan dari perwakilan masyarakat Kabupaten Seluma berjalan dengan tertib dan tidak anarksi walaupun audensi dengan petugas PLN ULP Tais berjalan alot, serta masyarakat kembali memberikan hadiah berupa lampu kaleng sebagai bentuk dari kinerja PLN yang membuat Seluma Gelap. (Nandar)