BENGKULU,eWARTA.co -- Banyaknya syarat pemenuhan status kawasan ekonomi khusus (KEK) di wilayah Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu membuat manajemen PT Pelindo II berfokus pada penguatan kawasan industri.
Deputi General Manajer PT Pelindo II Cabang Bengkulu Cecep Taswandi mengungkap, penguatan kawasan industri ini juga turut menjadi syarat terbentuknya KEK di Bengkulu.
"Usulan masih tetap berjalan. Tapi untuk menuju KEK kami coba membuatkan kawasan industri. Di beberapa lokasi pelabuhan sedang dibangun pabrik-pabrik dan itu akan menunjang kawasan industri yang menjadi syarat KEK" katanya, Rabu (27/10/21).
Setidaknya, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 408 hektare untuk KEK Bengkulu. Namun dari 17 dokumen syarat yang telah diajukan tersebut terdapat dua kekurangan sehingga penundaan KEK masih berlangsung hingga beberapa tahun ke depan.
Kedua syarat dimaksud yaitu Surat Pernyataan Kepemilikan Nilai Ekuitas (paling sedikit 30% dari nilai investasi), dan Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Pembangunan dan Pengelolaan KEK.
Namun pihaknya tetap optimis bahwa pembentukan KEK ini akan segera terwujud seiring optimalisasi sarana infrastruktur penunjang seperti tol yang saat ini tengah dibangun.
Apalagi dengan naiknya status kawasan ekonomi khusus, dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah ini.
"Naiknya status KEK tentu akan dicari investor untuk melakukan kegiatannya di Bengkulu," kata Cecep. (Bisri)









