OJK Gelar BIK dan Menawarkan Diskon Promo Khusus

Kantor OJK Perwakilan Provinsi Bengkulu
Create: Tue, 15/10/2019 - 11:36
Author: Redaksi
Tags

 

JAKARTA, ewarta.co - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuat gebrakan dalam upaya mendukung pencapaian target inklusi keuangan sebesar 75 persen di akhir 2019.

Dalam gebrakan tersebut, OJK menggandeng Bank Indonesia (BI), kementerian/lembaga terkait serta Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Salah satu bentuk kegiatan sinergi yang dilakukan adalah dengan kembali menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK) selama Bulan Oktober 2019, yang telah berjalan di seluruh Indonesia dengan melibatkan Kantor Regional/Kantor OJK bekerja sama dengan kantor cabang PUJK dan stakeholder di daerah.

Pada program ini, nantinya akan dilakukan sebuah kampanye dan sosialisasi terkait inklusi keuangan serta berbagai penjualan produk/jasa keuangan berinsentif seperti diskon, bonus, reward, cashback dan promo khusus di bulan Oktober.

“Dalam mendukung pencapaian target inklusi keuangan, kolaborasi aktif antara regulator dan PUJK sangat diperlukan. Hal ini penting untuk saling mendukung dalam meningkatkan literasi keuangan serta mendorong masyarakat untuk menggunakan produk dan layanan jasa keuangan,” ungkap Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi Perlindungan Konsumen Tirta Segara, Selasa (15/10).

Kegiatan BIK diharapkan dapat mendukung pencapaian target inklusi keuangan sebesar 75% di akhir 2019 sesuai implementasi yang dilakukan dalam mendukung Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Selain itu, Pemerintah juga menetapkan target tingkat literasi keuangan sebesar 35% di tahun 2019 yang tercantum di dalam Perpres Strategi Nasional Perlindungan Konsumen No. 50 Tahun 2017.

Sebagai puncak acara BIK, PUJK menginisiasi pelaksanaan kegiatan sinergi aksi yang didukung oleh OJK dan Bank Indonesia (BI) di Kota Kasablanka, pada tanggal 17-20 Oktober 2019 dengan tema “Sinergi Aksi dalam Mewujudkan Inklusi Keuangan untuk Semua dan Perlindungan Konsumen yang Optimal” dan tagline “Gapai Puncak Inklusi, Perlindungan Makin Pasti”. (Nay)