Normalisasi Drainase Tuntas, Warga Tanah Patah dan Kebun Tebeng Tak Lagi Dihantui Banjir

Create: Fri, 26/06/2026 - 18:48
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman kembali membuahkan hasil. Melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pekerjaan normalisasi drainase di Kelurahan Tanah Patah dan Kelurahan Kebun Tebeng telah rampung dilaksanakan.

Program tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap genangan dan banjir yang selama ini kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Saluran drainase yang sebelumnya mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan sampah kini telah dibersihkan sehingga aliran air kembali lancar.

Manfaat dari pekerjaan tersebut dirasakan langsung oleh warga, khususnya di RT 02, 03, 07, 16, dan 17 Kelurahan Tanah Patah serta RT 05, 06, dan 12 Kelurahan Kebun Tebeng. Mereka mengaku lebih tenang menghadapi musim hujan karena risiko luapan air yang masuk ke lingkungan maupun rumah warga telah berkurang.

Salah seorang warga Kelurahan Tanah Patah menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat pemerintah dalam menindaklanjuti kebutuhan masyarakat terkait perbaikan drainase.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bengkulu. Sebelumnya kami selalu waswas saat hujan deras karena air sering meluap. Sekarang saluran sudah bersih dan air mengalir lancar, sehingga lingkungan terasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Warga juga menyampaikan penghargaan kepada Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing yang dinilai responsif terhadap berbagai persoalan infrastruktur lingkungan yang dikeluhkan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Bengkulu, Agus Suhendra Wijaya, mengatakan normalisasi drainase merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Melalui Tim URC bersama Bidang SDA PUPR, kami terus berupaya menjaga fungsi saluran drainase agar tetap optimal. Tujuannya untuk meminimalkan potensi banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat,” kata Agus, Jumat (26/6/2026).

Dengan selesainya pekerjaan normalisasi tersebut, kapasitas saluran air meningkat dan potensi genangan saat curah hujan tinggi dapat ditekan. Pemerintah Kota Bengkulu juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran agar manfaat yang telah dirasakan dapat terus terjaga. (*)