Lahat, eWarta.co -- Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang ibu rumah tangga di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Pelaku berinisial AF (23) yang merupakan anak kandung korban ditangkap oleh tim Satreskrim Polres Lahat pada Rabu (8/4/2026) setelah dilakukan penyelidikan intensif.
Korban diketahui berinisial SA (63). Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan penemuan potongan jenazah yang terkubur di sebuah kebun di wilayah tersebut. Berdasarkan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan melakukan penangkapan di sebuah penginapan di wilayah Lahat.
Dari hasil pemeriksaan awal, peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu (28/3/2026) siang di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai. Pelaku diduga menghabisi nyawa korban menggunakan senjata tajam jenis parang.
Setelah korban meninggal, pelaku sempat berupaya menghilangkan jejak dengan cara membakar tubuh korban. Namun upaya tersebut tidak berhasil. Pelaku kemudian memutilasi jenazah korban menjadi beberapa bagian dan memasukkannya ke dalam tiga karung plastik.
Potongan tubuh tersebut kemudian dibawa ke kebun di Desa Karang Dalam dan dikuburkan di dalam lubang. Untuk menutupi aksinya, pelaku bahkan meminta bantuan orang lain menggali lubang dengan alasan keperluan kebun.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga karung plastik yang digunakan untuk menyimpan potongan tubuh korban.
Hasil pendalaman penyidik mengungkap motif pelaku diduga karena emosi dan kesal setelah korban tidak memberikan uang yang diminta untuk bermain judi daring jenis slot.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Nandang Mu’min Wijaya menegaskan pihak kepolisian akan menindak tegas setiap tindak kejahatan yang menghilangkan nyawa.
“Kami memastikan proses hukum berjalan profesional, transparan dan tuntas. Penangkapan ini merupakan bukti kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lahat Muhammad Ridho Pradani mengatakan pihaknya masih terus melengkapi proses penyidikan.
“Personel langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, evakuasi jenazah, serta pemeriksaan saksi. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur untuk mengungkap kasus ini secara utuh,” katanya.
Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk memperkuat alat bukti serta pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka. Kasus tersebut kini dalam penanganan Polres Lahat untuk proses hukum lebih lanjut.









