BENGKULU,eWARTA.co -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seluma terkesan menganjurkan masyarakat untuk segera menggelar demo di depan PLN ULP Tais pada besok pagi sekira pukul 09.00 WIB
Ketua MUI Kabupaten Seluma H. Nodi Herwansyah saat dimintai saran dan fatwanya untuk pergerakkan aksi protes PLN besok, ia mengatakan bukan permasalahan pada hukum halal dan haram, tapi mendemo PLN adalah tujuan yang baik, serta demi kemasyalahatan masyarakat Kabupaten Seluma.
"Ini bukan hanya persoalan permasalahan hukum antara halal atau haram demo ini tidak berdosa, mendemo PLN juga merupakan tujuan baik agar mereka berbenah diri, serta demi kepentingan kemasyalahatan ummat silahkan didemo, tapi sampaikanlah aspirasi secara tertib dan baik, jangan anarkis," ungkap Nodi saat dikonfirmasi jurnalis eWarta.co, pada Minggu (29/08/2021).
Dia menambahkan, sebenarnya MUI tidak mengurusi masalah listrik PLN, dan tidak serta mengurus pengajian ummat saja, tetapi ada yang lebih dari itu yaitu mengkaji permasalahan yang ada.
"MUI sebenarnya tidak mengurus masalah listrik PLN, dan tidak perlu mengeluarkan fatwa akan hal ini. Hanya saja jika tujuannya baik diiringi dengan niat baik pula, silahkan dilakukan," sambungnya.
Menurutnya, pemadaman listrik yang dibatas ambang kewajaran ini juga membuat dirinya kesal akan buruknya pelayanan PLN yang dinaungi langsung oleh BUMN ini.
Berbagai alasan klasik yang terlontar tidak bisa diterima dengan logika, ia menilai ada permainan yang dilakukan oleh pihak PLN sendiri.
"Sebenarnya permasalahan listrik Seluma yang tidak normal ini sudah lama terjadi, saat dimintai keterangan kepada pihak PLN hanya alasan klasik saja yang tidak logis, saya harap ada solusi kongkrit yang diberikan kepada masyarakat agar masalah ini bisa teratasi," ucap Nodi Herwansyah.
Sementara itu, disinyalir dari media sosial warga Kabupaten Seluma, besok ribuan masyarakat akan mendatangi PLN ULP Tais untuk melakukan demo atau aksi protes gelombang kedua atas buruknya pelayanan listrik PLN ULP Tais. (Nandar)









