Mian Prihatin, Kendaraan ODOL Sebabkan Kemacetan dan Sumbang Ekonomi Biaya Tinggi di Bengkulu

Create: Fri, 07/11/2025 - 17:37
Author: Redaksi

 

BANDAR LAMPUNG, eWarta.co – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Kesiapan Penerapan Program Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) di wilayah Sumatera pada Kamis (6/11/2025).

Wagub Mian, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kendaraan ODOL yang beroperasi di Bengkulu. Menurutnya, kendaraan ODOL adalah, Penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan di Provinsi Bengkulu dan pencipta ekonomi biaya tinggi bagi masyarakat.

"Jarak tempuh yang seharusnya hanya satu jam bisa menjadi tiga jam," ujar Mian. 

Dukungan Penuh Program Zero ODOL Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik dan mendukung penuh penerapan Program Zero ODOL.

Tujuannya agar infrastruktur jalan, yang saat ini mayoritas Kelas C dengan daya tahan hanya satu hingga dua tahun, tidak terus-menerus rusak.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan, menambahkan bahwa perilaku kendaraan ODOL yang sering berkonvoi saat melintas di jalan provinsi memperparah kemacetan., memperlambat arus transportasi masyarakat.

Seperti, waktu tempuh dari Pelabuhan Pulau Baai ke Bengkulu yang seharusnya setengah jam, bisa menjadi satu jam lebih akibat konvoi ODOL.

Program Zero ODOL adalah kebijakan nasional untuk menghapus total praktik kendaraan angkutan barang yang melebihi batas dimensi dan muatan yang telah ditetapkan. (Rls)