Maret, Nilai Ekspor Bengkulu Capai Rp 227 Miliar

Maret, Nilai Ekspor Bengkulu Capai Rp 227 Miliar
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Total ekspor Provinsi Bengkulu Maret 2021 mencapai US$ 15,78 juta atau setara Rp227 miliar. 

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu, Win Rizal mengatakan nilai ekspor ini mengalami penurunan sebesar 7,75 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2021 yang tercatat sebesar US$ 17,11 juta dan mengalami penurunan sebesar 32,57 persen apabila dibandingkan dengan bulan 
Maret 2020 yang tercatat US$ 23,40 juta.

Nilai ekspor tersebut ditopang oleh komoditas batu bara sebesar Rp156 miliar dan komoditas cangkang sawit senilai Rp71 miliar dengan negara tujuan terbesar ke India US$ 4,22 juta atau 26,72 persen.

"Dua komoditas ini jadi tujuan ekspor andalan," kata Win, Senin (3/5/21).

Sementara itu aktivitas ekspornya, kata Win melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu mencapai US$ 11,61 juta setara Rp167 miliar atau 73,56 persen, sementara melalui Pelabuhan Sungai Musi atau Boom Baru mencapai US$ 2,48 juta atau 15,73 persen. 

Selanjutnya melalui Pelabuhan Tanjung Priok mencapai US$ 1,69 juta atau 10,71 persen, melalui Soekarno Hatta mencapai US$ 314 atau 0,002 persen, dan melalui Denpasar/Ngurah Rai mencapai US$ 7 0,00004%.

Nilai impor Provinsi Bengkulu bulan Maret 2021 mencapai US$ 0,44 juta atau setara Rp6,33 miliar. 

Nilai impor ini mengalami peningkatan sebesar 25,35 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2021 yang sebesar US$ 0,35 juta dan mengalami peningkatan yang signifikan apabila dibandingkan dengan bulan Maret 2020 yang tercatat sebesar US$ 663.

Atas aktivitas tersebut, neraca perdagangan Provinsi Bengkulu bulan Maret 2021 surplus sebesar US$ 15,34 juta atau setara Rp221 miliar. 

Sedangkan neraca perdagangan bulan Januari-Maret 2021 tercatat mengalami surplus sebesar US$ 44,75 juta. (Bisri)