Manunggal Lestari Olah Sampah Jadi Maggot dan Pakan Lele

Create: Fri, 18/09/2026 - 11:39
Author: Admin 3
Tags

 

BENGKULU, eWarta.co – Gerakan Masyarakat Peduli Sampah Manunggal Lestari Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu, mengembangkan pengolahan sampah organik menjadi maggot yang dimanfaatkan sebagai pakan budidaya lele.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat menghadiri syukuran sekaligus tebar benih lele perdana di lokasi Divisi Usaha Produktif Berbasis Pengolahan Sampah (UPBPS) Manunggal Lestari, Kamis (17/9/2026).

Dedy Wahyudi mengapresiasi inovasi yang telah dijalankan Manunggal Lestari selama sekitar satu tahun tersebut. Ia mengatakan Pemkot Bengkulu telah mengarahkan dana kelurahan 2026 untuk mendukung kegiatan persampahan.

“Terima kasih atas terobosan pembuatan maggot ini. Memang saya sudah menyampaikan kepada seluruh lurah bahwa pada tahun 2026 ini dana kelurahan kita arahkan untuk kegiatan persampahan,” ujar Dedy.

Dedy menyebut Kelurahan Kebun Tebeng dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan pengelolaan sampah terpadu. Ia meminta Kecamatan Ratu Agung menjadikan program tersebut sebagai percontohan sehingga kelurahan lain dapat belajar langsung di Kebun Tebeng.

Lurah Kebun Tebeng Hendriyanto menjelaskan, Gerakan Masyarakat Manunggal Lestari dibentuk untuk mendukung program kebersihan lingkungan Pemkot Bengkulu. Kegiatannya mencakup bank sampah, rumah kompos, rumah bibit, kerajinan warga hingga pemanfaatan pekarangan.

Menurut Hendriyanto, bahan baku pengolahan berasal dari sampah rumah tangga warga yang dipilah dan dimanfaatkan. Sampah organik kemudian diolah untuk budidaya maggot yang selanjutnya digunakan sebagai pakan utama dalam budidaya lele.

Pengelolaan tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Air Sebakul sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Sampah sesungguhnya merupakan sumber rupiah, sesuai slogan kawan-kawan Manunggal Lestari: Sampah Sumber Rupiah,” kata Hendriyanto.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan 3.000 ekor benih lele secara simbolis oleh Wali Kota Bengkulu. Jumlah tersebut menambah 3.000 ekor benih yang sebelumnya telah dilepaskan pada tahap awal pengembangan budidaya lele Manunggal Lestari.