JEMBER, eWarta.co – Setelah lima hari pencarian intensif, Moh Ali Makrus (33), pemancing asal Dusun Kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (3/5/2026) siang. Korban sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak besar di Pantai Payangan.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa jenazah ditemukan tersangkut di batu karang, hanya berjarak sekitar 200 meter dari titik awal korban terjatuh.
Operasi pencarian hari kelima dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan dua Tim Sisir Laut (SRU). Kedua tim menggunakan perahu LCR (Landing Craft Rubber) menyisir rute perairan Papuma, Watu Ulo, hingga Payangan.
"SRU 1 dari Basarnas dan SRU 2 dari BPBD menyisir rute yang sama. Jelang siang, tim gabungan berhasil menemukan tubuh korban tersangkut di batu karang," jelas Edy Budi Susilo.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet menuju daratan, lalu dibawa ke Puskesmas Ambulu untuk prosedur medis sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Edy memaparkan bahwa tingginya gelombang di Pantai Payangan menjadi kendala utama selama proses pencarian sejak Selasa lalu. "Kendala terbesar adalah ombak yang masih tinggi selama operasi berlangsung. Namun, seluruh unsur SAR tetap bekerja maksimal hingga korban berhasil ditemukan," tambahnya. (hafit)









