JEMBER, eWarta.co -- Tanpa ragu-ragu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan memasukkan Kalangan anak muda, dari kalangan melenial ( Gen Y) dan Generasi ( Gen) Z, menjadi ujung tombak Pengurus ditingkat kecamatan. Bahkan Komposisi ke pengurusan kalangan anak muda sangat mendominasi, mencapai 55 persen. Langkah ini sebagai upaya meraih kemenangan, dengan target 12 kursi dalan pemilu 2029.
Demikian diungkapkan pelantikan pengurus Pimpinan anak Cabang ( PAC ) PDI-Perjuangan, di sebuah hotel di Kecamatan Patrang, Minggu (24/5/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto, menjelaskan bahwa partainya melakukan restrukturisasi Pengurus PDI perjuangan di tingkat kecamatan. Komposisi Kalangan anak muda, Gen Y ( melenial ) dan Gen Z, sangat mendominasi dalam struktur kepengurusan mencapai 55 persen.
"Pengurus PAC yang dilantik 31 persen kader Generasi Z, 24 persen generasi melenial (Gen Y), 41 persen Gen X , dan 4 persen Baby boomers," ucap Widarto, dikutip ewarta.co, Minggu ( 24/5/2026).
Karena itu, dia lebih mempercayakan kepada anak muda, untuk strategi pemenangan dalam pemilu 2029 mendatang. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pendisiplinan pengurus sejak sebelum dilantik supaya menjadi contoh bagi para kader lainnya.
"Pengurus PAC PDI- Perjuangan yang dilantik, sudah menerima pembekalan berbagai materi Dari DPC PDIP Kabupaten Jember, mulai dari Pancasila hingga keorganisasian," katanya.
Dengan bekal ilmu, yang diperoleh ia berharap Pengurus bisa hadir memberi solusi di tengah - tengah masyarakat. Selain itu, menjadi pencerah dan memberikan pendidikan politik yang, untuk memilih kader, yang memiliki kapasitas.
"Tahun 2029 kita targetkan PDI Perjuangan bisa meraih 12 kursi di Parlemen," terangnya berapi-api.
Karena itu, ia berpesan kepada kader dan pengurus untuk tetap menjaga marwah partai, selalu konsisten, karena pengurus adalah wajah partai.
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD Jawa Timur Agus Wicaksono, mengapresiasi komposisi kepengurusan PAC PDI Perjuangan periode 2026 - 2031 ini.
"Langkah ini diambil bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai bentuk evaluasi dan regenerasi total dalam menyongsong agenda besar politik pada Pemilu 2029 mendatang, baik Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," ucap Agus.
Dalam reorganisasi kali ini, PDIP Jember memberikan porsi yang sangat besar bagi generasi muda. Berdasarkan komposisi kepengurusan yang baru, keterwakilan anak muda atau kaum milenial dalam struktur partai mencapai 55 persen.
"Ini langkah progresif dalam merangkul kaum muda ini didasarkan pada pergeseran pola konsumsi informasi politik dalam iklim demokrasi saat ini," katanya.
Berdasarkan Hasil riset dari berbagai lembaga survei, lanjut Agus menunjukkan bahwa pada Pemilu 2024 lalu, pemilih muda di Jawa Timur mayoritas menggunakan media sosial sebagai acuan utama dalam menentukan pilihan politik mereka.
Pihak internal PDIP Jember menegaskan bahwa potensi besar anak muda ini harus dipersiapkan secara matang. Karakter anak muda yang dinilai masih sangat progresif dan idealis akan digembleng secara terarah.
"Anak muda ini adalah kader bangsa. Kita godok dan gembleng mereka di Kawah Candradimuka PDI Perjuangan agar menjadi kader yang mampu berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa dan negara, utamanya untuk kemajuan Kabupaten Jember ke depan,” katanya.
Ia berharap, struktur baru ini bisa menciptakan kolaborasi solid antara energi baru dari anak-anak muda dengan pengalaman matang dari para kader senior yang sudah memiliki rekam jejak panjang serta jam terbang tinggi di lapangan.
Penulis Hafit
Foto; Ketua DPC PDIP Kabupaten Jember, Widarto, saat memberikan sambutan sebelum pelantikan pengurus PAC PDIP se Kabupaten Jember.









