REJANG LEBONG, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus mematangkan berbagai persiapan guna mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia. Salah satu syarat utama pembangunan, yakni ketersediaan lahan, kini telah tuntas diselesaikan oleh pemerintah daerah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Hambali, M.Pd., M.H., mengatakan bahwa persoalan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat sudah tidak lagi menjadi kendala. Saat ini, pemerintah daerah hanya menunggu terbitnya pertimbangan teknis (Pertek) dari ATR/BPN sebagai tahapan lanjutan dalam proses pembangunan.
“Alhamdulillah, persoalan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Rejang Lebong sudah clear. Saat ini tinggal menunggu terbitnya pertimbangan teknis (Pertek) dari ATR/BPN,” ujar Hambali.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat memberikan kesempatan kepada setiap kabupaten untuk memiliki satu Sekolah Rakyat dengan syarat mampu memenuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. Untuk itu, Pemkab Rejang Lebong telah menyiapkan lahan seluas 5,6 hektare yang berlokasi di Desa Tebat Tenong Luar, Kecamatan Bermani Ulu Raya.
Menurut Hambali, setelah Pertek diterbitkan oleh ATR/BPN, tahapan berikutnya adalah penerbitan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dokumen tersebut menjadi salah satu syarat penting sebelum pembangunan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
“Jika Pertek sudah keluar, maka DPMPTSP akan menerbitkan PKKPR. Setelah seluruh persyaratan administrasi dan teknis dinyatakan lengkap, kita akan segera melangkah ke tahap berikutnya,” jelasnya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam memperjuangkan program tersebut, Dinas Sosial bersama Pelaksana Tugas Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., berencana melakukan audiensi ke Kementerian Sosial RI. Langkah itu dilakukan untuk menyampaikan kesiapan daerah sekaligus mendorong percepatan realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Rejang Lebong.
“Kami bersama Pak Plt Bupati berencana melakukan audiensi ke Kemensos. Harapan kami, pembangunan Sekolah Rakyat di Rejang Lebong dapat segera direalisasikan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu,” tambah Hambali.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat. Kehadiran sekolah tersebut juga dinilai mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Kepala Dinas Sosial bersama sejumlah pihak terkait telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan pada Kamis (18/6/2026). Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan lahan dan mengidentifikasi potensi kendala teknis yang dapat menghambat proses pembangunan di masa mendatang.
Dengan kesiapan lahan serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, Kabupaten Rejang Lebong optimistis menjadi salah satu daerah yang segera mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.









