JEMBER, eWarta.co – Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Mulyana (57), warga Dusun Curah Bamban, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Akibat peristiwa tersebut, satu keluarga yang terdiri dari 4 jiwa terpaksa mengungsi ke mushola karena tempat tinggal mereka kini rata dengan tanah dan hanya menyisakan dinding tembok.

Saat musibah terjadi, rumah dalam kondisi kosong sehingga korban tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (24/5/2026).
"Korsleting listrik menyebabkan kebakaran yang menghanguskan rumah milik Bapak Mulyana pada Minggu siang," ujar Edy saat memberikan keterangan pada Senin (25/5/2026).
Edy menjelaskan, api mulai berkobar sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menjalar cepat ke bagian atap rumah berukuran 13 x 7 meter tersebut. Warga sekitar bersama petugas pemadam kebakaran bahu-bahu berupaya menjinakkan si jago merah hingga akhirnya api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 14.00 WIB.
"Tim kami tiba di lokasi pada pukul 14.50 WIB untuk melakukan asesmen cepat sekaligus mendistribusikan bantuan logistik darurat kepada para korban," lanjut Edy.
Bantuan darurat yang disalurkan oleh BPBD Jember meliputi paket sembako, makanan siap saji, lauk-pauk, paket kebersihan, selimut, pakaian (sandang), family kit, terpal, serta peralatan memasak dan makan. Edy menambahkan bahwa hasil asesmen di lapangan nantinya akan direkomendasikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar korban bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah.
Untuk sementara waktu, keempat korban yang merupakan satu ikatan keluarga tersebut memilih tinggal di mushola pribadi yang berada di dekat reruntuhan rumah mereka.
Menyikapi intensitas kebakaran yang cukup tinggi belakangan ini, BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait penggunaan kompor gas dan kelaikan instalasi listrik.
"Hampir setiap hari kami menerima laporan peristiwa kebakaran, mulai dari rumah tinggal hingga gudang tembakau. Kami meminta masyarakat Jember untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran akibat kebocoran gas elpiji maupun korsleting listrik," pungkas Edy. (Hafit)









