BENGKULU, eWarta.co – Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. H. Sumardi, MM, mendukung rencana rehabilitasi gedung eks Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu untuk dijadikan Kantor Wali Kota Bengkulu. Pemanfaatan bangunan tersebut dinilai sebagai langkah tepat untuk mengoptimalkan aset daerah yang selama ini terbengkalai.
Sumardi mengatakan, rencana tersebut menunjukkan komitmen Gubernur Bengkulu Helmi Hasan untuk melanjutkan pekerjaan pemerintahan sebelumnya yang belum tuntas. Menurutnya, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas dibandingkan ego pribadi maupun perbedaan politik.
“Ketika banyak yang bertanya mengenai gedung eks Mess Pemda Provinsi Bengkulu, tentu kita mengapresiasi dan mendukung penuh agar gedung tersebut dimanfaatkan. Ini berarti Pak Gubernur Helmi sudah menghilangkan ego pribadinya karena mau meneruskan pekerjaan gubernur sebelumnya yang masih belum selesai dan belum dimanfaatkan,” kata Sumardi, Minggu (11/10/2026).
Ia menilai, penyerahan aset tersebut kepada Pemerintah Kota Bengkulu untuk direhabilitasi dan dimanfaatkan merupakan langkah strategis agar bangunan tidak terus terbengkalai. Sebab, gedung yang dibiarkan dalam waktu lama berisiko mengalami kerusakan fisik dan penurunan nilai ekonomis.
Sumardi juga mendukung rencana Wali Kota Bengkulu untuk menjadikan gedung tersebut sebagai kantor pemerintahan. Menurutnya, rehabilitasi dan pemanfaatan aset dapat mengembalikan fungsi bangunan sekaligus meningkatkan nilai guna bagi kepentingan publik.
“Apalagi langkah Pak Wali Kota ingin merehab bangunan itu untuk menjadi kantor wali kota sangat kita dukung. Sebab, bangunan yang sudah sangat lama terbengkalai tentu nilai dan kondisi asetnya akan mengalami penurunan. Dengan gedung tersebut direhabilitasi dan dimanfaatkan, kualitas serta nilai tambah aset itu bisa kembali meningkat dan memberikan manfaat untuk kepentingan umum,” ujarnya.
Selain mendukung pelayanan pemerintahan, pemanfaatan gedung eks Mess Pemda di kawasan pesisir juga dinilai berpotensi memperkuat penataan wajah Kota Bengkulu, khususnya di kawasan wisata pantai. Aktivitas pemerintahan yang meningkat di lokasi tersebut diharapkan ikut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Sumardi berharap rehabilitasi gedung dapat segera direalisasikan dengan memperhatikan kualitas pembangunan dan ketentuan pengelolaan aset daerah. Ia menegaskan, pemanfaatan bangunan tersebut harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
“Intinya, saya sebagai Ketua DPRD Provinsi Bengkulu mendukung penuh langkah merehabilitasi bangunan gedung tersebut agar bisa segera dimanfaatkan untuk kepentingan umum,” pungkasnya.
Dukungan DPRD Provinsi Bengkulu ini memperkuat dorongan agar aset daerah yang belum termanfaatkan dapat kembali difungsikan. Jika dikelola dengan baik, gedung eks Mess Pemda diharapkan mampu menunjang pelayanan pemerintahan sekaligus memberikan dampak positif bagi penataan kawasan wisata dan ekonomi masyarakat Kota Bengkulu.










