Kerap Terjungkal, Toke Sawit di Mukomuko Swadaya Tambal Jalan

 

Bengkulu, eWarta.co - Kesal dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, sekelompok toke sawit di Kabupaten Mukomuko melakukan penambalan jalan dengan swadaya.

Toke sawit Desa Talang Buai Kecamatan Selagan Raya, Ragam mengatakan kondisi ini terjadi di sepanjang 5 kilometer jalan dan jembatan menuju desanya. 

Inisiatif ini Ia lakukan lantaran setiap kali menyusuri jalanan desa untuk menjemput TBS hasil panen petani, mobilnya justru terperosok dan terjungkal di jalanan. 

"Mau ga mau, ini supaya ngga kejadian lagi. Repot kami kalau harus terus perbaikan mobil usai terjungkal," keluhnya kepada kabarsawit.com, kemarin.

Ragam menyesalkan tak adanya perhatian dari pemerintah kabupaten maupun provinsi. Padahal kondisi ini sudah berlangsung belasan tahun sehingga kondisinya hanya menyusahkan petani lokal.

Ragam menceritakan, bersama dengan satu orang kernet andalannya inisiatif turun untuk menambal jalan yang berlobang dengan koral.

"Ya swadaya lah. Mumpung ada kemampuan. Koral kita ambil sendiri, timbun sendiri, supaya yang lain juga ada inisiatif," ujarnya.

Selain itu diceritakannya, di desa ini bukan hanya dia yang sebagai toke sawit. Tetapi masih ada beberapa orang toke yang membeli buah masyarakat. Namun, toke yang peduli dengan kondisi Jalan ini tidak banyak. 

"Kita mengajak kawan-kawan toke untuk gotong-royong sudah pernah. Tetapi belum ada yang mau. Kalau semua toke kerjasama semua bagian jalan yang berlobang ini tentu bisa ditimbun dengan koral. Kendaraan bisa melintas dengan baik dan lancar," kata Ragam.

"Kalau menunggu dari pemerintah memperbaiki jalan yang rusak ini sampai kapan. Sementara kondisi jalan ini makin hari makin parah,'' tutupnya.