Kendalikan Inflasi, Pasar Murah Pemkab Jember Diserbu Ratusan Warga

Create: Thu, 02/07/2026 - 07:23
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Ratusan warga Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, memadati Balai Desa sejak Rabu pagi (1/7/2026). Mereka rela mengantre panjang demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring dalam gelaran Pasar Murah Terintegrasi yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

​Program ini menjadi langkah strategis Pemkab Jember untuk menahan laju inflasi pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah musim kemarau.

​"Alhamdulillah, pelaksanaannya lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Program ini benar-benar membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti.

​Stan milik DKPP Jember menjadi pusat perhatian warga. Di stan ini, gula pasir dibanderol seharga Rp15.000/kg dan telur ayam ras dijual Rp20.000/kg. Karena harganya yang jauh di bawah rata-rata pasar, komoditas tersebut langsung ludes diserbu pembeli dalam waktu singkat.

​Tidak hanya menyediakan sembako murah, pasar ini juga menjadi panggung bagi petani lokal dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai sayuran segar hasil panen warga, produk olahan UMKM, hingga komoditas pangan strategis dari Bulog turut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

​"Pasar murah ini tidak hanya soal memotong harga, tetapi juga memberikan ruang bagi produk pertanian lokal dan UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas," jelas Welas.

​Keberhasilan acara ini merupakan hasil sinergi lintas sektor yang melibatkan empat instansi, yaitu:

​* DKPP Jember

​* Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DPTPHP)

​* Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

​* Perum Bulog

​Welas menambahkan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi untuk menentukan titik lokasi pasar murah berikutnya. Target ke depan, program ini dapat menjangkau lebih banyak desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Jember.

​"Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak agar pasar murah terintegrasi ini bisa digelar di lebih banyak wilayah," pungkasnya.

​Penulis: Hafit