BENGKULU,eWARTA.co -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) resmi meluncurkan Kharisma Event Nusantara 2022 (KEN-2022), di Jakarta, Rabu (2/3/22).
Event ini diresmikan langsung oleh Menteri Parekraf Sandiaga Uno yang diikuti oleh Dinas Parekraf se-Indonesia secara daring dan langsung, menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
Dalam peresmiannya, terdapat 110 events yang merupakan hasil kurasi event terbaik dari 34 provinsi di Indonesia dan di antaranya ada 2 event dari Provinsi Bengkulu yakni Festival Tabut dan Bencoolen Dhol Attraction.
Sub Koordinator Promosi Diparekraf Provinsi Bengkulu Meki Indomana mengatakan masyarakat Bengkulu patut berbangga diri. Sebab, setelah dua tahun tidak dilaksanakan, dua festival unggulan Bumi Rafflesia ini kembali disetujui untuk ditampilkan.
"Rencananya Festival Bencoolen Dhol Attraction akan dilaksanakan pada bulan Juli, dan Tabut bulan Agustus. Pagelarannya dilaksanakan secara online dan broadcast TV," kata Meki.
Namun untuk lokasinya, lanjut Meki, akan diatur setelah pemerintah daerah mengeluarkan kalender event Elok Bengkulu pada Pekan Kedua Bulan Maret.
Sementara itu pada pelaksanaannya, Kemenpaekraf meminta agar setiap daerah nantinya menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19 yakni berprinsip pada konsep clean, health, safety and environment (CHSE) atau kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan.
Meki menyebut program ini akan diawali dengan proses kurasi guna menyaring kegiatan yang berkualitas, sehingga bentuk dukungan yang diberikan kepada penyelenggara kegiatan dapat lebih jelas dan terukur.
Terdapat lima aspek utama dalam pemilihan KEN 2022, pertama ialah aspek ide dan potensi inovasi, kedua yaitu pengembangan ekonomi kreatif, lalu event management, kemudian seni pertunjukan dan budaya, serta aspek strategi komunikasi dan media.
Setidaknya ada 319 usulan yang telah melewati masa presentasi dan terpilih 100 KEN 2022 dengan kategori Top 10 KEN dan 100 kegiatan KEN 2022 dari 34 provinsi.
Dispar Bengkulu berharap dengan adanya event ini akan membangkitkan kunjungan pariwisata, meningkatkan perekonomian, memberdayakan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap sosial dan budaya berkelanjutan.
"Semoga dengan diluncurkan KEN-2022 ini dapat membangkitkan pariwisata Indonesia," pungkas Meki. (Bisri)









