Keberanian Pengusaha Lokal Bantu Penambang Emas di Tengah Situasi Sulit

Tags

 

Bolmong, eWarta.co - Bolaang Mongondow Raya (BMR) sempat dilanda keresahan para penambang emas menyusul pemeriksaan sejumlah toko emas di Kotamobagu oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara awal Maret lalu. Penggeledahan tersebut menimbulkan ketakutan di kalangan penjual dan pembeli emas, sehingga nasib para penambang rakyat terancam, terutama saat umat Muslim menjalankan ibadah puasa yang membutuhkan biaya hidup tambahan.

Di tengah kegelisahan itu, muncul langkah positif dari sejumlah pengusaha yang bersedia menampung emas hasil tambang rakyat. Salah satunya adalah pengusaha asal Kota Kotamobagu berinisial GRL, yang berani mengambil risiko demi membantu penambang kecil memasarkan hasil tambang mereka.

Sumber dekat GRL menyebut, pengusaha muda tersebut juga menggandeng investor untuk menyerap emas rakyat, menegaskan bahwa langkahnya bukan sekadar urusan bisnis, tetapi juga soal kemanusiaan dan menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

"Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi? Mereka hanya ingin menyambung hidup. Emas yang mereka dapatkan itu hasil kerja keras yang luar biasa," ujar Chan, kerabat dekat GRL.

Langkah GRL memantik fenomena persaingan di kalangan pembeli emas, namun tetap menjadi sosok penting bagi para penambang. Keberaniannya menunjukkan bahwa di balik setiap butiran emas yang terjual, ada perjuangan hidup yang harus dihargai.

Di Bolaang Mongondow Raya, emas bisa ditimbang beratnya, tetapi keberanian untuk membantu sesama di masa sulit adalah sesuatu yang nilainya tak terhingga.***