KDMP di Bengkulu Sudah Catat Penerimaan Rp306 Juta

Create: Tue, 28/07/2026 - 10:49
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Provinsi Bengkulu mulai menunjukkan perkembangan aktivitas ekonomi. Hingga Juni 2026, nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp306,71 juta dengan mayoritas berasal dari penjualan pupuk urea dan pupuk NPK Phonska yang menjadi kebutuhan utama petani.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu, transaksi tersebut berasal dari dua koperasi yang telah aktif beroperasi, yakni KDMP Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara dan KDMP Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko. Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu M. Irfan Surya Wardana mengatakan perkembangan KDMP terus mengalami kemajuan, terutama dari sisi kelembagaan dan kelengkapan administrasi.

“Hingga saat ini terdapat 1.508 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh Provinsi Bengkulu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.505 koperasi atau sekitar 99,8 persen telah melakukan aktivasi rekening,” kata M. Irfan Surya Wardana, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, selain aktivasi rekening, proses legalitas koperasi juga terus mengalami peningkatan. Sebanyak 99,9 persen koperasi telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sedangkan koperasi yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) mencapai 66,6 persen sehingga sebagian besar koperasi dinilai siap menjalankan kegiatan usaha.

Pemerintah terus mendorong koperasi yang belum beroperasi agar segera memulai aktivitas bisnis sesuai potensi daerah masing-masing. Keberadaan KDMP diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat desa, memperlancar distribusi kebutuhan pokok dan sarana produksi pertanian, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal di Provinsi Bengkulu.