Kapal Terbalik Diterjang Ombak di Pantai Paseban Jember: 1 Nelayan Tewas, 3 Hilang, Nahkoda Selamat

Create: Fri, 21/08/2026 - 06:18
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Kecelakaan laut menimpa kapal nelayan "Pantes" asal Pelabuhan Perikanan Puger di perairan Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Rabu (19/8/2026) dini hari. Insiden perahu terbalik akibat hantaman ombak besar tersebut mengakibatkan satu nelayan tewas, satu selamat, dan tiga ABK lainnya dinyatakan hilang.

​Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa kapal ditemukan terdampar di pesisir Pantai Paseban. Tim gabungan langsung diturunkan ke titik koordinat lokasi kejadian (8°18'15.93"S - 113°11'51.52"E) untuk melakukan penyisiran.

​Peristiwa berawal saat kapal "Pantes" berlayar dari Pelabuhan Perikanan Puger menuju perairan Meleman untuk mencari ikan pada Selasa (18/8/2026) pukul 13.00 WIB. Kapal tersebut membawa lima orang, terdiri dari satu nahkoda dan empat Anak Buah Kapal (ABK).

​Saat perjalanan pulang pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, perahu menepi di perairan Paseban setelah mendekati titik cahaya yang dikira kapal nelayan lain. Saat mendekat, ombak besar menghantam lambung kanan kapal hingga bocor dan terbalik.

​Data dan Identitas Korban

​* Meninggal Dunia: Sahwiyanto (46), warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger.

​* Selamat: Samino (65/Nahkoda), warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger.

​Dalam Pencarian (Hilang):

​* Mujai (58), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

​* Moh. Sholihin (34), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

​* Samsul (45), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

​BPBD Kabupaten Jember bersama Basarnas Pos Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Polairud Polres Jember, serta Relawan Kencong resmi membuka Operasi SAR pada Kamis (20/8/2026). Selain memfokuskan pencarian di sekitar garis pantai dan perairan Paseban, BPBD Jember juga mendirikan dapur umum untuk mendukung logistik tim penyelamat di lapangan. (hafit)