Kabar Baik! Insentif 7 Ribu Ketua Kelompok Pengajian di Jember Cair September, Anak Bisa Kuliah Gratis

 

JEMBER, eWarta.co – Setelah mencairkan insentif untuk 21 ribu guru ngaji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kini siap menyalurkan insentif bagi 7 ribu ketua kelompok pengajian dan sholawat. Dana insentif tersebut dijadwalkan cair pada September hingga Oktober 2026.

​Kepastian ini disampaikan dalam kegiatan berkantor di desa melalui program Bunga Desaku di halaman Kantor Kecamatan Mayang, Rabu (22/7/2026).

​Kepala Bagian Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, mengonfirmasi bahwa data ketua kelompok pengajian yang telah terverifikasi mencapai 7.000 orang, tersebar di 248 desa/kelurahan dari 31 kecamatan.

​"Dapat kami sampaikan, data ketua kelompok pengajian yang masuk ke kami saat ini sudah sekitar 7.000 orang," ujar Hafid di hadapan para guru ngaji dan ketua kelompok pengajian.

​Hafid menjelaskan bahwa pencairan akan dilakukan setelah Perubahan APBD (P-APBD) 2026 disahkan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) meminta agar proses penyaluran berjalan lancar tanpa penundaan.

​"Harus tahun ini ya. Walaupun jumlah insentifnya tidak besar, ini adalah bentuk penghargaan Pemkab Jember kepada para pejuang pengajian dan sholawat. Alhamdulillah," tegas Gus Fawait.

​Tak hanya menerima insentif tunai, para ketua kelompok pengajian juga mendapatkan apresiasi berupa akses pendidikan. Anak-anak mereka berhak menerima Beasiswa Cinta Bergema untuk melanjutkan kuliah secara gratis, baik di perguruan tinggi dalam maupun luar Kabupaten Jember.

​Sebelumnya, Pemkab Jember telah mencairkan insentif bagi 21.400 guru ngaji pada bulan Ramadan lalu—meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencakup 17.000 guru ngaji. Penyaluran dilaksanakan langsung di balai desa masing-masing agar prosesnya tertib, cepat, dan bermartabat. (Hafit)