Bengkulu, eWarta.co -- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi SP, menghadiri kegiatan Manaqib Kubro Haul Syaikh Abdul Qodir Al Jailani dan Masyasyikh di Desa Rawa Indah, Kecamatan Ilir Talo, pada Kamis 23 Mei 2024. Acara ini dihadiri ratusan warga Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Seluma.
Selain Jonaidi SP, hadir pula Ketua PCNU Seluma Dimhari MZ, Ketua Panitia Pengajian Manaqib Kubro Seluma Tamyiz, Kapolsek Talo M. Haryanto, Kades Rawa Indah, GP Ansor, dan Banser.
Manaqib Kubro merupakan dzikir akbar yang menjadi bagian dari wisata religi untuk meningkatkan iman kepada Allah SWT. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan 3 bulan sekali dan sudah diselenggarakan hampir 17 tahun sejak 2007.
Ketua NU Seluma Dimhari MZ menyampaikan bahwa Manaqib Kubro menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap para ulama dan wali berakidah ahlusunnah wa jamaah dengan membaca Manaqib-nya.

Jonaidi SP mengapresiasi kegiatan keagamaan ini dan berharap agar bisa terus berlangsung secara rutin. Ia juga menyampaikan konsepnya tentang kesatuan umara dan ulama.
"Sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Bengkulu, saya membawa suatu konsep dimana umara dan ulama harus bersatu," ujar Jonaidi SP.
Ia mengatakan bahwa pemimpin harus berdekatan dengan para ulama karena ulama memiliki peran penting dan strategis dalam memperkokoh etika moral dan spiritual serta mencerahkan masyarakat dengan nilai-nilai ajaran Islam.
"Peran ulama ini sangat penting dan harus berdekatan dengan pemimpin. Di negara kita atau di Kabupaten Seluma. Kalau bukan ulama, siapa yang menetralisir hal-hal negatif? Jadi disini pentingnya ulama yang mencerahkan masyarakat dan pemimpin dengan ajaran-ajaran Islam," sampainya. (Adv)









