SELUMA, eWarta.co -- wisata Pemandian Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi kembali memakan korban. Kali ini wisatawan asal kota bengkulu tenggelam diobyek wisata alam ini.
Diketahui korban Chandra Aprianto (18) yang diketahui seorang pelajar yang baru tamat SMA, warga Kota Bengkulu. Setelah dilakukan pencarian oleh tim Pokdarwis Napal Jungur dan masyarakat sekitar selama kurang lebih 30 menit, akhir korban berhasil ditemukan namun dalam keadaan tubuh yang sudah terbujur kaku, kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan terjepit di bebatuan dasar sungai.
Usai ditemukan, korban lantas di evakuasi ke daratan, namun tidak kunjung ditemukan tanda tanda kehidupan. Saat ini informasi keluarga korban langsung membawa korban ke puskesmas terdekat, untuk diberikan tindakan medis, dengan harapan nyawa korban bisa tertolong.
“Awalnya korban berenang bersama keluarganya, kemudian informasinya korban berenang dan tidak kunjung muncul dari tempat yang kedalamannya 4 meter. Saat ditemukan korban posisinya sudah terjepit di bebatuan dasar sungai," Sampai warga setempat, Heru Rabu (16/10/2024).
Terpisah, Ketua Pokdarwis Desa wisata Napal Jungur Maman Yudiansyah mengatakan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia setelah di bawak ke puskesmas terdekat.
"Korban saat ini sudah meninggal dunia, "Sampai singkatnya. (Rns)









