Warga Terdampak Sutet PLTU Diminta Lapor

Create: Wed, 01/09/2021 - 16:33
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Polisi meminta warga terdampak saluran udara tegangan ekastra tinggi (Sutet) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PT Tenaga Listrik Bengkulu untuk melaporkan keluhannya.

Direktur Reserse Kriminal dan Umum Kepolisian Daerah Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif mengatakan masyarakat perlu mendapatkan hak perlindungan keselamatan yang sama. 

Apabila masyarakat Bengkulu yang tinggal di bawah jalur Sutet terdampak dan terancam keselamatan jiwa, kata Teddy, maka penyedia jasa pasokan listrik perlu mengantisipasinya. 

"Silahkan masyarakat membuat laporan pengaduan jika ada keluhan terhadap Sutet, akan kami tindaklanjuti," kata Teddy, Rabu (1/9/21)

Teddy tak ingin ada korban jiwa terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakatnya sendiri. Sehingga upaya keselamatan jiwa dari pengadaan kebutuhan listrik nasional ini perlu diterapkan. 

Sebelumnya diberitakan, satu rumah warga yang dilalui kabel Sutet, Juanto, di Desa Babatan Kabupaten Seluma mengalami banyak kejadian-kejadian janggal seperti kebisingan, hawa panas, terakhir aliran listik menyaluri rumahnya.

“Semenjak rumah kami dilewati Sutet banyak keanehan, seperti kebisingan suara dari tiang Sutet. Rumah kami dialiri listrik mulai dari atap rumah, besi-besi yang ada di rumah, TV pun layarnya bergaris-garis,” ungkap Juanto.

Tidak itu saja, dirinya juga menyampaikan istrinya pernah kepental keluar rumah akibat sengatan listrik dari Sutet. Apapun yang dipegang di rumah, kata Juanto bertegangan listrik.
 
“Istri saya kepental ketika sedang memegang besi di rumah dan juga kesentrum ketika menjemur pakaian. Setelah kami tes menggunakan alat listrik juga menyala, dan ketika sedang di dalam rumah tidak nyaman karena hawanya sangat panas,” katanya.

Tak hanya itu, belakangan juga beredar video yang direkam warga menampilkan Sutet mengeluarkan api dan suara ledakan di atas lahannya di Kota Bengkulu. (Bisri)