Warga Talang Giring Tuntut CV. RCA Ditutup

Warga Talang Giring Tuntut CV. RCA Ditutu
Create: Sun, 20/12/2020 - 20:55
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Tuntut Kuari CV. RCA BERKA MANDIRI Tutup, Ratusan warga Desa Talang Giring Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma, memportal jalan masuk menuju CV tersebut. Diketahui CV tersebut telah melangar titik kordinat izin yang dikeluarkan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu. 

"Keberadaan kuari ini membahayakan keberadaan desa kami. Karena melanggar kordinat yang telah ditentukan ESDM tersebut," ucap Kepala Desa Talang Giring Idiman, kepada wartawan, Minggu (20/12/2020).

Lanjutnya, bahwa rekomendasi penutupan CV tersebut telah dikeluarkan ESDM Provinsi Bengkulu, dan memberikan tegat waktu selama 14 hari kepada pengelola CV untuk menutup.

"Sekarang telah lewat 14 hari tersebut, kuari belum juga ditutup. Jadi warga langsung turun memblokir jalan masuk kuari ini," tegasnya.

Ditambahkannya, selain melangar izin yang telah ditentukan, keberadaan CV tersebut sangat mengangu warga desa. Karena karyawan kuari tersebut yang berada di mess CV sering mabuk-mabukan serta dengan suara musik yang kencang, keberadaan mess CV tersebut hanya berjarak Aliran Sungai dengan pemukiman warga.

"Bahkan belum lama ini ada warga saya yang diancam menggunakan senjata api oleh pemilik kuari ini. Jadi benar-benar sangat meresahkan warga kami di Desa Talang Giring ini," jelasnya.

Selain itu, lokasi pemandian warga juga telah dikeruk materialnya oleh pihak kuari. Jika mengacu pada izin, pemandian tersebut tidak masuk dalam izin. Dengan dikeruknya lokasi pemandian tersebut, juga membahayakan jembatan milik Pemerintah Kabupaten Seluma yang hanya berjarak 50 meter dari pemandian. Jembatan ini merupakan akses jalan masuk menuju Desa Talang Giring.

"Permasalahan ini telah kami laporkan ke kepolisian. Saat ini sedang diproses oleh Polda Bengkulu," tambahnya.

Sementara itu Kapolsek Sukaraja Polres Seluma Polda Bengkulu, Iptu. Syaiful Ahmadi menyampaikan pihaknya hanya mengamankan jalannya aksi warga ini. Agar tidak terjadi anarkis atau hal yang tak diinginkan.

"Kita tidak ada kepentingan di sini, kami hanya mengamankan jalannya aksi warga ini. Untuk mencegah dan menghindari hal yang tak diinginkan," pungkasnya. (nor)