Seluma, eWarta.co – Warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, mengeluhkan polusi udara yang diduga berasal dari aktivitas pabrik sawit di sekitar permukiman mereka. Bau menyengat disebut telah dirasakan warga sejak bulan puasa hingga saat ini.
Salah seorang warga Desa Sarimulyo, Karti, mengatakan kondisi tersebut membuat masyarakat tidak nyaman saat beraktivitas di rumah. Bahkan, sebagian warga terpaksa menggunakan masker untuk mengurangi dampak bau yang dinilai cukup menyengat.
“Dari bulan puasa sampai sekarang polusi udara di sekitar Sarimulyo ini luar biasa. Kami sampai harus pakai masker di rumah untuk menutup hidung karena baunya sangat kuat,” ujar Karti, Selasa (31/3).
Menurutnya, keluhan tersebut tidak hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga oleh banyak warga lain di desa tersebut. Awalnya, warga mengira bau tersebut hanya berlangsung sementara.
“Saya pikir cuma satu dua minggu saja, tapi ternyata sampai sekarang masih terasa dan dampaknya seperti ini,” tambahnya.
Karti juga mengaku masyarakat tidak pernah dimintai persetujuan atau dimintai tanda tangan terkait pendirian pabrik di sekitar wilayah mereka. Hal itu membuat warga mempertanyakan proses pembangunan yang dinilai tidak melibatkan masyarakat sekitar.
“Kami sebagai warga tidak pernah dimintai tanda tangan atau persetujuan untuk pendirian pabrik itu,” katanya.
Karti juga menyebutkan, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, sebagian besar tenaga kerja di perusahaan tersebut bukan berasal dari desa penyangga. Hanya beberapa orang yang bekerja di sana, itu pun disebut berasal dari warga yang sebelumnya menjual lahannya kepada pihak perusahaan.
“Dari informasi yang kami dengar, pekerjanya bukan dari desa penyangga. Hanya beberapa yang bekerja, itu pun yang lahannya dulu dibeli perusahaan. Selebihnya karyawan dari luar,” ujarnya.
Ia menambahkan, rumah warga yang berada kurang dari satu kilometer dari lokasi pabrik menjadi yang paling merasakan dampak bau tersebut.
“Rumah kami tidak sampai satu kilometer dari lokasi, baunya sudah luar biasa. Apalagi yang rumahnya lebih dekat lagi,” kata Karti.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera turun tangan untuk menelusuri sumber polusi udara tersebut serta mencari solusi agar kondisi lingkungan di Desa Sarimulyo kembali normal.
Masyarakat juga meminta adanya pengawasan terhadap aktivitas industri di sekitar permukiman agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan kenyamanan warga.









