Walikota Minta Anggaran Pembangunan Balai Kota Dipangkas

Create: Mon, 20/09/2021 - 16:09
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Walikota Bengkulu Helmi Hasan meminta agar anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pembangunan Balai Kota di kawasan perkantoran merah putih, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebat pada tahun 2022 dipangkas. 

“Tadi saya telah rapat dengan Kepala Dinas PUPR, paparannya sangat bagus, anggarannya juga sangat bagus, sebesar Rp 50 miliar,” ujar Helmi, Senin (20/9/2021).

Helmi beralasan, pemangkasan ini bertujuan untuk menghemat dana karena pandemi Covid-19 yang belum juga mereda. Untuk memenuhi kebutuhan pembangunan, Helmi hanya meminta anggaran Rp 5 miliar. Anggaran ini diperuntukan untuk pembangunan balai kota, kantor walikota, sekaligus masjid.

“Ke depan, kalau walikota yang baru ingin membangun yang lebih megah ya silahkan,” imbuhnya.

Helmi juga menjelaskan kenapa ngotot membangun balai kota dan menegaskan bahwa banyak suara-suara di masyarakat yang meminta agar Pemkot memiliki balai.

“Ada yang menyampaikan balai itu simbol dan meminta itu dibangun,” ucapnya.

Tetapi di sisi lain, ada juga masyarakat yang mengkritik bila pembangunan terlalu mahal.

“Kalau di Pesisir Selatan anggaran pembangunan balai kota sebesar Rp300 miliar. Di Kota Bengkulu cuma Rp 50 miliar, tapi tetap saya minta pangkas, maksimal Rp 5 miliar,” tutupnya.