Walikota Dedy Wahyudi Apresiasi PRABAWA Satpol PP, Dorong Penegakan Aturan Humanis

Create: Sat, 17/10/2026 - 18:25
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi perubahan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Sahat Marulitua Situmorang. Ia meminta personel terus berinovasi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan humanis.

Hal itu disampaikan Dedy saat menghadiri Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) PRABAWA Satpol PP Kota Bengkulu di Kantor Satpol PP Kota Bengkulu, Jumat (16/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Dedy juga mengenakan seragam Satpol PP sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran personel dalam menjaga ketertiban sekaligus membantu masyarakat.

“Terima kasih, Pak Kasat, sudah membuat perubahan yang nyata di Satpol PP. Selama Satpol PP ada di Kota Bengkulu, ini merupakan puncak kejayaan Satpol PP di Kota Bengkulu. Tetapi jangan cepat merasa puas. Terus tingkatkan kinerja dan buat inovasi-inovasi lainnya,” kata Dedy.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan kehadiran wali kota dengan mengenakan seragam Satpol PP menjadi penyemangat bagi personel PRABAWA untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Semangat kami naik 180 derajat atas kehadiran Bapak Wali Kota yang juga memakai seragam kebanggaan kami, seragam Satpol PP,” ujar Sahat.

Ia menjelaskan, PRABAWA merupakan singkatan dari Praja Wibawa Pembina Warga yang mengusung semangat PALUGADA, yakni Apa yang Warga Perlu, PRABAWA Satpol PP Selalu Ada. Menurutnya, tugas Satpol PP tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menegakkan peraturan daerah, menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, melindungi masyarakat, serta memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan.

Sahat menambahkan, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sejak PRABAWA diresmikan menunjukkan upaya personel dalam menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, luasnya tugas Satpol PP membuat personel harus siap menjalankan berbagai tanggung jawab sesuai kewenangan.

“Banyak yang bilang Satpol PP Kota Bengkulu seperti avatar karena semua dikerjakan. Padahal, tugas Satpol PP memang luas sesuai dengan peraturan daerah yang menjadi kewenangan kami,” ungkapnya.

Sahat juga berharap Pemerintah Kota Bengkulu memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan kebutuhan operasional personel pada tahun anggaran mendatang. Kebutuhan tersebut antara lain pengadaan seragam, perlengkapan pendukung tugas, serta kemungkinan pemberian insentif tambahan.

Menanggapi hal itu, Dedy menyampaikan bahwa pemerintah kota akan mempertimbangkan peningkatan kesejahteraan personel untuk tahun depan. Ia juga mengatakan Pemkot Bengkulu telah berupaya mendukung kinerja Satpol PP, termasuk melalui penyediaan kantor yang lebih layak dan nyaman.

“Insyaallah, tahun depan akan kita pikirkan kesejahteraan Bapak dan Ibu semua,” kata Dedy.

Selain mendorong peningkatan kinerja, Dedy mengapresiasi pendekatan humanis PRABAWA dalam membantu warga yang menghadapi berbagai persoalan. Ia mencontohkan bantuan kepada warga yang sakit, masyarakat yang tertimpa musibah, hingga korban penipuan pinjaman online (pinjol).

“Ini yang saya apresiasi. Ada warga yang sakit dibantu, ada yang mengalami musibah dibantu, bahkan ada yang tertipu pinjol pun dibantu. Hal-hal seperti ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Satpol PP,” ujarnya.

Dedy juga meminta Satpol PP mendukung program penataan wajah Kota Bengkulu agar lebih tertib, rapi, dan nyaman. Salah satu fokusnya adalah penataan pasar yang membutuhkan konsistensi penegakan aturan serta koordinasi dengan berbagai pihak.

Meski demikian, ia mengingatkan agar penertiban tetap dilakukan secara persuasif dan humanis, dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penataan kota harus berjalan tanpa mengabaikan pendekatan yang mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dedy menyematkan tanda ban lengan kepada Kepala Satpol PP Kota Bengkulu dan perwakilan anggota PRABAWA. Kegiatan evaluasi juga diisi dengan peningkatan kapasitas personel melalui materi dari narasumber Kementerian Sosial di tingkat kota dan Basarnas, termasuk pelatihan terkait tugas penyelamatan.

Melalui evaluasi dan pelatihan tersebut, PRABAWA Satpol PP Kota Bengkulu diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah sekaligus meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan kepada masyarakat. Semangat PALUGADA menjadi dorongan bagi personel untuk menghadirkan pelayanan yang tanggap, tertib, dan humanis.